Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
9 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Tersapu Ombak Pantai Cemongkak Bali, Dua Turis Rusia Berhasil Dievakuasi Pakai Helikopter

Tersapu Ombak Pantai Cemongkak Bali, Dua Turis Rusia Berhasil Dievakuasi Pakai Helikopter
Evakuasi dua WN Rusia menggunakan helikopter oleh Basarnas di tebing Uluwatu. (Foto: Dok. Basarnas Bali)
Jum'at, 24 April 2026 08:12 WIB
BADUNG – Dua warga negara Rusia, Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20), dievakuasi menggunakan helikopter setelah terjebak di bawah tebing Pantai Cemongkak, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Insiden mendebarkan ini terjadi Kamis (23/4/2026) ketika air laut mulai pasang dan memutus akses jalan kembali bagi keduanya.

Peristiwa bermula saat kedua wisatawan tersebut berenang mengenakan jaket pelampung di perairan setempat. Gelombang laut yang tiba-tiba meninggi menghempaskan mereka ke arah karang di pinggir pantai. Lantaran kesulitan berenang melawan arus menuju daratan, mereka terpaksa memanjat dasar tebing demi menghindari sapuan ombak.

Keberuntungan memihak saat korban melihat sebuah papan reklame milik kelab beach club El Kabron yang terpasang di dinding tebing. Mereka lantas menghubungi nomor telepon yang tertera di papan tersebut dan meminta pertolongan darurat kepada staf kelab bernama Fika.

"Penelepon menyampaikan bahwa mendapat nomor telepon El Kabron Bali dari papan reklame yang terpasang di sisi tebing yang dilihat oleh penelepon," terang Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya.

Mendapat laporan krusial tersebut, pihak kelab langsung melapor ke Polsek Kuta Selatan dan Satpolairud Polresta Denpasar. Informasi ini seketika dikoordinasikan dengan Basarnas Bali yang langsung menerjunkan delapan personel darat guna memetakan medan di lokasi.

Mengingat air laut terus naik dan posisi korban sangat sulit dijangkau dari atas tebing, tim SAR memutuskan bahwa evakuasi udara adalah satu-satunya jalan keluar.

"Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi," papar Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya.

Proses penyelamatan udara ini melibatkan helikopter SGi Air Bali yang lepas landas dari Hellyport Benoa pada pukul 14.46 Wita. Setibanya di atas lokasi, kru menggunakan tali baja dari kabin helikopter untuk menarik tubuh kedua korban secara bergantian dari dasar tebing curam tersebut.

Penyelamatan berakhir sukses saat helikopter mendarat aman di pangkalan SGi Air Bali pada pukul 15.15 Wita. Sergei dipastikan hanya menderita luka gores ringan pada siku kiri dan kaki akibat benturan karang. Kedua turis asing tersebut menolak dirujuk ke rumah sakit serta hanya menerima penanganan medis awal dari petugas Klinik Nusa Medika. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com, inilah.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww