Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
20 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
24 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Sempat Tertahan Regulasi, Logistik Miliaran Rupiah dari Malaysia Segera Tiba Lewat Aceh

Sempat Tertahan Regulasi, Logistik Miliaran Rupiah dari Malaysia Segera Tiba Lewat Aceh
Bencana Sumatera (Foto: Dok BNPB)
Kamis, 19 Februari 2026 08:47 WIB

JAKARTA – Solidaritas tanpa batas ditunjukkan oleh diaspora Indonesia di Malaysia untuk korban bencana Sumatera. Pemerintah dan DPR RI akhirnya sepakat memberikan diskresi atau pengecualian khusus agar bantuan logistik yang sempat tertahan regulasi di Pelabuhan Port Klang, Malaysia, bisa segera masuk ke tanah air.

Kesepakatan ini dicapai dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana di Gedung DPR RI, Rabu (18/2/2026). Wakil Ketua DPR RI, Ahmad Sufmi Dasco, menilai bantuan tersebut harus segera disalurkan mengingat sifatnya yang mendesak dan hanya dilakukan satu kali.

"Dan saya pikir mungkin kita bisa kasih dispensasi karena cuma satu kali, daripada nanti kita repot harus diuangkan lagi, kemudian beli lagi," tegas Dasco.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, membeberkan rincian bantuan yang menunggu lampu hijau tersebut. Item yang dikirimkan cukup beragam dan bernilai fantastis, mulai dari kebutuhan pokok hingga sanitasi.

Data yang dipaparkan Tito mencatat adanya 3.000 liter minyak goreng, 5.000 dus makanan siap saji, gula pasir, air mineral, hingga Alquran senilai Rp1 miliar. Bahkan, diaspora juga menyumbangkan kloset atau toilet senilai Rp4,8 miliar dan ribuan karung pakaian baru yang nilainya mencapai Rp126 miliar.

Masuknya komoditas pangan seperti minyak goreng sempat menjadi perhatian Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, karena bersinggungan dengan kebijakan ekspor-impor nasional. Namun, Amran akhirnya menyetujui langkah tersebut dengan syarat pengawasan ketat agar tidak diperjualbelikan.

"Kalau memang harus masuk, saya kira tidak masalah, tapi pengawasan yang sangat ketat," ujar Amran.

Untuk aspek teknis kepabeanan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea Cukai akan mempermudah proses masuknya barang selama ada rekomendasi resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Rencananya, bantuan ini akan masuk melalui pintu Pelabuhan Lhokseumawe, Aceh.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww