Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
14 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Bukan Invasi, DPR Tekankan Pengiriman Pasukan ke Gaza Fokus pada Penjaga Perdamaian

Bukan Invasi, DPR Tekankan Pengiriman Pasukan ke Gaza Fokus pada Penjaga Perdamaian
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto didampingi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan (safari cokelat) saat memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta,Selasa (10/2/2026).
Rabu, 11 Februari 2026 05:47 WIB

JAKARTA – Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengirimkan pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza mendapat lampu hijau dari Senayan. Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menyatakan dukungan penuh parlemen terhadap langkah tersebut, namun dengan satu catatan khusus: kuantitas personel tidak perlu berlebihan.

Dukungan ini muncul setelah Presiden Prabowo menggelar diskusi mendalam bersama para pakar, tokoh masyarakat, hingga diplomat senior di Istana Kepresidenan. Utut menjelaskan bahwa penjelasan Presiden mengenai konsep filosofis hingga peta geopolitik terkini telah meyakinkan banyak pihak.

“Poinnya adalah persetujuan teman-teman itu setelah mendapatkan penjelasan panjang lebar dari Bapak Presiden, mulai dari konsep filosofis sampai geopolitik terkini,” ujar Utut di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Gaza Tak Lebih Besar dari Jakarta Pusat

Menariknya, Utut menyoroti aspek geografis Gaza untuk menegaskan argumennya soal jumlah pasukan. Ia membandingkan luas wilayah konflik tersebut yang hanya sekitar 45 kilometer persegi—wilayah yang secara teknis sedikit lebih kecil dari Jakarta Pusat.

Atas dasar itulah, Utut menilai wacana pengiriman hingga 20.000 personel tidak diperlukan. Ia menyerahkan kalkulasi detail kepada Kementerian Pertahanan dan TNI agar jumlah yang dikirimkan tetap efektif tanpa membebani misi.

“Intinya hemat saya, tidak perlu terlalu besar seperti yang 20.000 itu. Tentu kan teman-teman di Kemhan sudah punya ukuran,” tambahnya.

Pasukan "Segala Cuaca"

Meski menyarankan jumlah yang ramping, DPR menekankan bahwa kualitas personel yang dikirim tidak boleh main-main. Indonesia harus mengirimkan prajurit elit yang mampu beradaptasi dengan ekstremnya situasi di lapangan.

"Yang jelas kita kirim pasukan yang terbaik, yang sigap untuk segala cuaca, sigap untuk segala situasi," tegas Utut.

DPR berharap keterlibatan Indonesia murni sebagai peacekeeping forces (pasukan penjaga perdamaian) yang fokus pada stabilitas keamanan dan percepatan pemulihan infrastruktur Gaza yang hancur akibat perang. Misi ini diharapkan menjadi bukti nyata peran konstitusional Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kuliner, Balai Kota, Parlemen
wwwwww