Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Hiburan

Terkendala Masalah Pembagian Honor, Poison Batalkan Rencana Tur 2026

Terkendala Masalah Pembagian Honor, Poison Batalkan Rencana Tur 2026
Band rock legendaris asal Amerika Serikat, Poiso. (Instagram)
Selasa, 20 Januari 2026 10:15 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Band rock legendaris asal Amerika Serikat, Poison, dilaporkan membatalkan rencana tur comeback mereka pada 2026 setelah para personel gagal mencapai kesepakatan terkait pembagian pendapatan.

Grup pelantun Every Rose Has Its Thorn itu terakhir kali menggelar tur pada 2022 bersama Def Leppard dan sebelumnya disebut tengah menyiapkan rangkaian konser besar sebagai headliner pada 2026. Namun, drummer Poison, Rikki Rockett, mengungkapkan rencana tersebut akhirnya dihentikan karena persoalan finansial internal.

Dalam keterangannya kepada kolom PageSix milik New York Post, Rockett menyebut vokalis Bret Michaels meminta porsi pendapatan yang dinilai tidak realistis oleh anggota band lainnya.

“Kami sebenarnya mendapat tawaran yang bagus, menurut saya. Tapi kami meninggalkannya. Tidak berhasil,” ujar Rockett.

Ia menjelaskan bahwa dirinya, gitaris C.C. DeVille, dan bassist Bobby Dall sepakat untuk menjalankan tur tersebut, namun tuntutan pembagian honor menjadi penghambat utama.

“Bret ingin bagian terbesar dari uang itu, sampai pada titik di mana tur ini tidak mungkin dilakukan. Perbandingannya seperti enam dolar untuk dia, satu dolar untuk kami. Dengan kondisi seperti itu, tidak mungkin bisa berjalan,” katanya.

Rockett menegaskan bahwa meski ia tidak semata-mata bermusik demi uang, keadilan tetap menjadi faktor penting.

“Saya melakukan ini karena cinta pada musik. Tapi pada saat yang sama, Anda tidak ingin bekerja keras hanya untuk membuat orang lain mendapatkan banyak uang,” tambahnya.

Pembatalan ini terbilang mengejutkan, mengingat beberapa bulan sebelumnya Rockett sempat menyatakan bahwa tur Poison pada 2026 hampir pasti terwujud. Dalam wawancara di acara Trunk Nation SiriusXM, ia kala itu menyebut seluruh anggota band telah sepakat untuk kembali tur.

Sementara itu, Bret Michaels sendiri pada tahun lalu mengumumkan akan mengambil sebagian besar waktu istirahat sepanjang 2025 karena masalah kesehatan.

Dalam pernyataan resminya pada Maret, Michaels mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil atas saran dokter dan keluarga, dengan harapan dapat kembali tampil penuh energi pada 2026 dan seterusnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bret Michaels terkait klaim pembagian honor yang disampaikan Rikki Rockett. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww