Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
14 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
17 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Hiburan

Hilary Duff Bukan Rangkaian Tur Global di London

Hilary Duff Bukan Rangkaian Tur Global di London
Hilary Duff. (Instagram)
Selasa, 20 Januari 2026 19:57 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Hilary Duff resmi mengakhiri absennya dari panggung selama hampir satu dekade. Penyanyi multi-platinum tersebut membuka rangkaian tur global bertajuk Small Rooms, Big Nerves dengan konser perdana yang digelar di O2 Shepherd’s Bush Empire, London, pada Selasa malam waktu setempat.

Pertunjukan tersebut berlangsung sold out dan menjadi momen emosional bagi Hilary Duff maupun para penggemarnya.

Konser intim ini menandai babak baru dalam perjalanan karier Hilary Duff, sekaligus menjadi ajang reuni personal antara sang artis dengan penggemar setianya.

Dengan konsep produksi sederhana, Hilary Duff menampilkan setlist lintas era yang memadukan nuansa nostalgia dengan kedewasaan musikalnya saat ini.

Hilary Duff membuka penampilan dengan lagu-lagu ikonik era awal 2000-an, “Wake Up” dan “So Yesterday”, yang langsung membawa penonton bernostalgia.

Sejumlah lagu favorit penggemar turut dibawakan, di antaranya “Fly”, “Beat of My Heart”, dan “Metamorphosis”, dengan aransemen lebih minimalis yang memberi ruang interaksi hangat dengan penonton.

Salah satu sorotan utama malam itu adalah penampilan lagu terbaru “Roommates”, yang ditampilkan dalam nuansa disko dan diambil dari album mendatang bertajuk luck... or something yang dijadwalkan rilis pada 20 Februari.

Pada sesi encore, Duff juga memperkenalkan lagu “Mature” untuk pertama kalinya secara live, yang sebelumnya telah menuai pujian dari media seperti Rolling Stone dan Vogue sebagai penanda kembalinya identitas musikalnya secara matang.

Konser ditutup dengan penampilan “What Dreams Are Made Of” yang meriah, lengkap dengan taburan konfeti dan perubahan nada di bagian akhir, seolah menjembatani perjalanan Duff dari era Disney hingga fase kreatif terbarunya.

Di hadapan penonton, Hilary Duff mengungkapkan rasa harunya atas kembalinya ia ke atas panggung. “Saat kami mulai latihan, semuanya terasa sangat jauh. Sekarang ini nyata dan benar-benar di luar imajinasi saya,” ujarnya. “Sangat menyenangkan bisa membawakan lagu-lagu lama, bertemu kalian lagi, dan berbagi lagu-lagu baru dari luck... or something.”

Rangkaian tur Small Rooms, Big Nerves akan berlanjut bulan ini dengan pertunjukan eksklusif di HISTORY, Toronto (24 Januari), Brooklyn Paramount, New York (27 Januari), dan The Wiltern, Los Angeles (29 Januari). Tur berskala intim ini menjadi pemanasan menjelang perilisan album penuh Hilary Duff pada bulan depan. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww