Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sisir Empat Kelab Malam Pekanbaru, Satpol PP Riau Periksa Ketat Izin Usaha dan Pengunjung
2
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Susuri Gang Samping BRI Sukaramai Pekanbaru, Polisi Amankan Pria dan Wanita Positif Narkoba
3
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pendiri Pekanbaru Marhum Pekan Resmi Terima Gelar Pahlawan Nasional
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Keputusan Cepat Menteri Bahlil Tambah Kuota Elpiji Dipuji Menkeu Purbaya

Keputusan Cepat Menteri Bahlil Tambah Kuota Elpiji Dipuji Menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri ESDM Bahlil dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. (Foto: Instagram Bahlillahadalia)
Rabu, 26 November 2025 19:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar rapat kordinasi di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Selasa (25/11/2025).  

Rapat yang juga dihadiri Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri tersebut membahas kecukupan pasokan elpiji (Liquefied Petroleum Gas/LPG) menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

"Rapatnya enggak lama, sekitar 30 menit membahas mengenai subsidi LPG dan kuota subsidi LPG," kata Menkeu Purbaya dikutip dari akun Instagram pribadinya @menkeuri.

Dalam pertemuan tersebut Purbaya memuji Bahlil dengan mengatakan pertemuan berlangsung singkat lantaran kepiawaian Bahlil dalam mengambil keputusan. "Pak Bahlil cepat ambil keputusan, saya ikut saja," kata Purbaya sambil berkelakar.

Adapun dalam pertemuan itu, keduanya berencana menambah kuota elpiji untuk menjaga pasokan di masa puncak konsumsi akhir tahun. "Kita hari ini rapat LPG, subsidi LPG dan penambahan sedikit kuota LPG supaya menjelang hari raya natal dan tahun baru aman," tuturnya.

Jurubicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyebut, pemerintah berencana menambah kuota LPG subsidi sebanyak 370.000 metrik ton (MT) sampai akhir tahun 2025. Namun ia memastikan anggaran subsidi tidak mengalami perubahan.

Penambahan kuota tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan target kuota LPG 2025 yang sebesar 8,17 juta metrik ton, lebih rendah 0,06 juta metrik ton dari realisasi 2024. Target tersebut juga lebih rendah dari prognosa 2025 yang mencapai 8,5 juta metrik ton.

“Kemudian prognosa sampai 2025 itu ada kebutuhan 8,5 juta metrik ton, ada penambahan kan over 0,37 juta atau sekitar 370.000an lah," ujar Anggia. ***

wwwwww