Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
11 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
30 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Duka Belum Usai di Al-Khoziny, Dua Santri Masih Dicari di Tengah Puing Bangunan

Duka Belum Usai di Al-Khoziny, Dua Santri Masih Dicari di Tengah Puing Bangunan
Petugas tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah santri korban bangunan runtuh di Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025) malam. (foto: bnpb)
Selasa, 07 Oktober 2025 09:34 WIB
JAKARTA – Upaya pencarian korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Selasa (7/10/2025). Meski hari berganti, dua santri masih belum ditemukan, sementara keluarga mereka masih bertahan di sekitar lokasi, menunggu dengan penuh harap.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, total korban tragedi tersebut mencapai 167 orang. Sebanyak 104 santri selamat, sedangkan 61 dinyatakan meninggal dunia. “Sampai Senin malam pukul 22.45 WIB, tim menemukan 12 jenazah tambahan. Dari total korban meninggal, 17 telah teridentifikasi dan diserahkan ke pihak keluarga,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta.

Menurutnya, tujuh potongan tubuh manusia juga ditemukan di lokasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut. Proses pencarian korban kini difokuskan di dua sektor utama, yakni A1 dan A2, tempat reruntuhan paling parah terjadi.

“Pembersihan puing menggunakan alat berat dilakukan dengan hati-hati karena sebagian struktur masih terhubung dengan bangunan lama. Keselamatan petugas tetap menjadi prioritas,” jelas Abdul.

Ratusan personel dari Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BPBD, PMI, relawan, dan pemerintah daerah masih bekerja siang malam. Setiap lapisan puing yang diangkat memberi harapan baru, meski kelelahan mulai tampak di wajah para petugas.

Di sekitar area evakuasi, suasana haru masih terasa. Beberapa keluarga korban memilih bertahan di tenda darurat, berharap kabar dari dua santri yang belum ditemukan. “Kami hanya ingin mereka segera ditemukan, apapun keadaannya,” ujar salah satu orang tua korban dengan mata berkaca-kaca. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:Inilah.com
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah
wwwwww