Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Bukit Raya

IKM Salurkan Rp400 Juta, Andre Rosiade Berharap Pemprov Ikut Bantu Perantau Minang Korban Ricuh Yalimo

IKM Salurkan Rp400 Juta, Andre Rosiade Berharap Pemprov Ikut Bantu Perantau Minang Korban Ricuh Yalimo
Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade menemui para perantau asal Minang di pengungsian Distrik Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Kurniawan Fadilah/detikcom)
Minggu, 28 September 2025 11:51 WIB
JAKARTA – Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade, menyerahkan bantuan Rp400 juta untuk perantau Minang yang terdampak kericuhan di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. Bantuan itu disalurkan langsung di lokasi pengungsian di Distrik Wamena, Jayawijaya, Minggu (28/9/2025).

Andre menjelaskan, Rp100 juta disalurkan dalam bentuk tunai, sementara Rp300 juta digunakan untuk membantu membangun kembali kios-kios milik perantau yang rusak. "Ini bentuk kepedulian kita sebagai keluarga besar Minang. Memang tidak bisa menyelesaikan semua masalah, tapi semoga meringankan beban," ucapnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan provinsi juga ikut memberikan dukungan. "Selain DPP IKM, tentu harapan kita pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, pemerintah Kabupaten Yalimo, dan Pemprov Sumbar bisa ikut memberikan bantuan. IKM ini hanya organisasi perantau," kata Andre.

Dalam kunjungan tersebut, Andre juga menitipkan perantau Minang kepada Plh Asisten II Setda Papua Pegunungan, Lukas W Kossay. "Insyaallah warga kami selalu tertib aturan, menghormati masyarakat asli, dan datang ke sini hanya untuk mencari nafkah," ujarnya.

Menanggapi itu, Lukas menyampaikan permintaan maaf dan berjanji menindaklanjuti dengan melakukan pendataan. "Kami minta maaf atas kejadian ini. Data perantau akan kami himpun supaya bisa dilaporkan kepada gubernur untuk ditindaklanjuti," jelasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Opini, Bukit Raya
wwwwww