Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
24 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
10 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Kampus

Ricuh Berlanjut ke Otista, Massa Bakar Ban Polisi Turun Negosiasi

Ricuh Berlanjut ke Otista, Massa Bakar Ban Polisi Turun Negosiasi
Jum'at, 29 Agustus 2025 09:01 WIB

JAKARTA – Gelombang amarah pengemudi ojek online (ojol) usai tewasnya Affan Kurniawan di Senen terus menjalar. Jumat (29/8/2025) dini hari, massa kembali beraksi di kawasan Otista, Jakarta Timur, dengan membakar ban dan menutup jalan.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kericuhan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. "Mereka sempat membakar ban, bahkan menculik salah satu anggota lalu lintas," ungkapnya.

Meski sempat tegang, polisi mengklaim kondisi mulai berangsur kondusif. "Sudah bisa kita kendalikan, warga sudah kita nego agar membubarkan diri," jelasnya.

Ricuh ini merupakan buntut dari peristiwa Kamis (28/8/2025) malam. Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol, meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melintas saat pengamanan aksi di Jakarta.

Kabar tersebut menyulut kemarahan rekan-rekan ojol. Mereka mendatangi Mako Brimob Kwitang hingga membakar pos polisi di kolong flyover Senen.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun tangan meredakan situasi. Ia mengunjungi keluarga korban di RSCM, Jakarta Pusat, sekaligus meminta maaf. "Saya mengucapkan belasungkawa mendalam untuk almarhum Affan dan keluarga. Peristiwa ini tentu akan ditindaklanjuti secara transparan," tegasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Kampus
wwwwww