Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Penyesalan Jan Olde Rekerink di Laga Perdana Dewa United FC

Penyesalan Jan Olde Rekerink di Laga Perdana Dewa United FC
Pelatih Dewa United FC Jan Olde Riekerink. (ileague.id)
Minggu, 10 Agustus 2025 20:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SERANG - Dewa United Banten FC menjalani start kurang baik usai kalah dalam laga perdananya di BRI Super League 2025/2026. Banten Warriors kalah 1-3 dari Malut United di Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten, Sabtu (9/8/2025) kemarin.

Tiga gol Malut United dilesakkan oleh Ciro Alves (32'), Yakob Sayuri (46'), dan David da Silva (69' penalti). Satu gol Dewa United Banten FC dicetak oleh Alexis Messidoro pada menit ke-84.

Hasil itu tentu disesali oleh pelatih Dewa United FC Jan Olde Riekerink. Mengingat kemenangan jadi incaran timnya di laga ini. "Pertama, tentu saja, ada kekecewaan besar, kami juga punya ekspektasi tinggi terhadap pertandingan ini dan satu aspek berhasil kami penuhi, tetapi aspek lainnya tidak," kata Jan Olde.

Pelatih asal Belanda ini menilai timnya kalah lantaran masalah transisi. Hal itu dimanfaatkan Malut United untuk mencetak gol di laga ini.

"Gol pertama adalah transisi, gol kedua adalah kesalahan individu, dan yang ketiga, penalti, juga dari transisi. Saya pikir kami dibunuh oleh momen-momen transisi," jelas Jan Olde.

Sementara itu, pemain Dewa United, Taisei Marukawa, menegaskan saatnya lupakan kekalahan, untuk bangkit di matchday kedua.

"Buat saya pertandingan tadi sudah selesai, saatnya kami fokus untuk pertandingan kedua, dan bangkit. Kami harus belajar dari pertandingan tadi," tegas Marukawa.

Selanjutnya, Dewa United Banten FC melakoni laga tandang melawan tuan rumah Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (15/8) mendatang. ***

wwwwww