Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
22 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
58 menit yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Cendekia

Diperiksa KPK, Nadiem Dihubungkan dengan Pengadaan Jasa Google Cloud

Diperiksa KPK, Nadiem Dihubungkan dengan Pengadaan Jasa Google Cloud
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025) malam. (Foto: Inilah.com/Rizki)
Kamis, 07 Agustus 2025 08:47 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, dalam rangka penyelidikan dugaan korupsi pengadaan layanan Google Cloud di lingkungan Kemendikbudristek. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung Kamis (7/8/2025) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Panggilan terhadap Nadiem menjadi bagian dari upaya KPK mengumpulkan informasi mendalam soal proses pengadaan yang terjadi ketika Nadiem masih menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Penyelidikan juga menyoroti kemungkinan adanya benturan kepentingan mengingat latar belakang Nadiem sebagai pendiri Gojek, yang kemudian bergabung dalam grup GoTo.

Alphabet, induk perusahaan Google, diketahui pernah menanamkan modal di GoTo. Koneksi ini menjadi bagian dari penyelidikan KPK terkait pemilihan Google Cloud sebagai penyedia layanan oleh kementerian yang kala itu dipimpin Nadiem.

"Kita dalami peran semua pihak. Semua dalih akan diuji dengan bukti. Sepanjang bisa dipatahkan, ya kita patahkan," ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, Rabu (6/8/2025).

KPK juga telah memeriksa dua eks petinggi GoTo, Andre Soelistyo dan Melissa Siska Juminto, sebagai bagian dari rangkaian pengumpulan informasi.

Menurut Fitroh, pembelaan dari terperiksa tetap akan didengar namun tidak serta-merta diterima sebagai kebenaran. "Kita telaah dan akomodir, tapi tetap diuji secara hukum," tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Nadiem, Mohamad Ali Nurdin, memastikan kliennya akan hadir dan siap memberikan klarifikasi di hadapan penyelidik KPK. "Bismillah (Nadiem) hadir. Saya mendampingi," ujarnya.

KPK menyatakan akan terus bekerja sesuai prosedur dan memastikan semua pihak yang terkait diperiksa secara objektif. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Cendekia
wwwwww