Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
2
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
6 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
3 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
6
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Opini

Gara-gara BAB Sembarangan, Ibu di Probolinggo Diusir Anaknya

Gara-gara BAB Sembarangan, Ibu di Probolinggo Diusir Anaknya
Kamis, 31 Juli 2025 10:34 WIB

PROBOLINGGO – Kasus dugaan penganiayaan terhadap orang tua kembali mencuat. Seorang wanita di Probolinggo bernama Musrika diduga mengusir dan menganiaya ibu kandungnya sendiri karena kesal korban sering buang air besar sembarangan di rumah tetangga.

Kanit PPA Satreskrim Polres Probolinggo, Aiptu Agung Dewantara, menjelaskan bahwa status Musrika hingga kini masih sebagai terperiksa dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Motif awal karena korban sering marah-marah dan buang air besar sembarangan di halaman rumah tetangga. Itu yang membuat terduga pelaku emosi," jelas Agung, Kamis (31/7/2025).

Setelah video penganiayaan viral, polisi melakukan penelusuran dan berhasil menemukan Musrika di rumah anaknya yang berlokasi di Desa Sebaung, Kecamatan Gending.

"Kami sudah memeriksa terduga pelaku serta beberapa saksi untuk mendalami kejadian ini," tambahnya.

Sementara itu, korban telah dirawat di Panti Jompo Griya Lansia Malang. Pemeriksaan terhadap korban belum dapat dilakukan karena kondisinya masih belum stabil.

Polisi akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta di balik kasus ini melalui pemeriksaan lanjutan terhadap Musrika dan korban. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Opini
wwwwww