Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
16 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
13 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
13 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Terduga Pelaku Guru Besar Unsoed, Tim Disiplin Telusuri Dugaan Pelecehan

Terduga Pelaku Guru Besar Unsoed, Tim Disiplin Telusuri Dugaan Pelecehan
Ilustrasi Pelecehan Seksual. (Republika/Prayogi)
Rabu, 30 Juli 2025 19:41 WIB

JAKARTA – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menjadi sorotan setelah satu mahasiswinya melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang guru besar. Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPK) Unsoed, Tri Wuryaningsih, mengungkap bahwa laporan resmi baru satu, namun sinyalemen adanya lebih dari satu korban cukup kuat.

"Kami menghimbau siapa pun, baik mahasiswa aktif maupun alumni, yang merasa menjadi korban, agar berani bicara. Saluran pengaduan kami terbuka dan aman," ujar Tri, Rabu (30/7/2025).

Ia menjelaskan, laporan yang masuk pada April 2025 ini menyangkut kejadian yang terjadi dua bulan sebelumnya. Pihak Satgas sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban, sejumlah saksi, dan terlapor. Berkas hasil investigasi telah diserahkan ke Rektor Unsoed.

"Rektor telah membentuk tim pemeriksa disiplin yang terdiri dari unsur kepegawaian, pengawasan internal, dan atasan langsung. Kami berharap proses ini segera memberi kepastian dan keadilan bagi korban," ujar Tri.

Korban, kata Tri, masih mendapatkan pendampingan dari pihak kampus, termasuk layanan psikologis. Kegiatan akademik korban juga sementara ditangguhkan agar fokus pada pemulihan.

"Korban mendapat dukungan dari teman-temannya dan kami berupaya menciptakan lingkungan aman untuknya. Pemulihan mental menjadi prioritas," imbuhnya.

Tri tak menyebutkan secara detail fakultas tempat terduga pelaku mengajar. Namun ia menegaskan komitmen kampus untuk terbuka terhadap laporan tambahan.

"Kasus ini bukan hanya tentang sanksi, tapi tentang menciptakan ruang aman bagi semua civitas akademika. Kami ingin korban merasa didengar dan dilindungi," tegasnya.***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Kabar Bertuah, Cendekia, Hukum
wwwwww