Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Opini

Perantau Minang Joni Hendra Jadi Korban KKB Papua, IKM Bantu Pemulangan Jenazah

Perantau Minang Joni Hendra Jadi Korban KKB Papua, IKM Bantu Pemulangan Jenazah
Perantau Minang yang tewas ditembak KKB dipulangkan ke Padang (dok istimewa)
Minggu, 27 Juli 2025 10:56 WIB

JAKARTA – Joni Hendra, perantau asal Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, tewas akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah. Jenazahnya telah berhasil dipulangkan ke keluarganya di Merangin, Jambi, Sabtu (26/7/2025).

Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade, menyatakan duka mendalam atas insiden yang menimpa warga Minang di tanah rantau. Ia menyebut pemulangan jenazah tidaklah mudah karena kondisi geografis dan akses terbatas.

"Korban awalnya direncanakan dimakamkan di kampung halamannya, namun keluarga sepakat untuk dimakamkan di Jambi. Ini hasil kerja sama luar biasa antara IKM Papua, keluarga korban, dan aparat setempat," kata Andre, Minggu (27/7/2025).

Ketua DPW IKM Papua, Zulhendri Sikumbang, memimpin langsung koordinasi lapangan sejak kabar meninggalnya korban diterima. Proses pemulangan sempat terkendala pembatalan jadwal penerbangan dari Sugapa ke Timika.

Melalui bantuan perwira kepolisian dan komunikasi dengan Kapolres Sugapa, jenazah akhirnya berhasil diberangkatkan dua jam kemudian dari Bandara Sugapa ke Timika, pukul 08.30 WIT.

Di Bandara Moses Kilangin Timika, jenazah disambut warga IKM dan langsung dibawa ke RSUD Timika. Di sana jenazah dimandikan, dikafani, lalu dimasukkan ke peti untuk diberangkatkan ke Sumatera Barat.

"Pukul 10.30 WIT jenazah diberangkatkan dari Timika menuju Bandara Internasional Minangkabau dan selanjutnya ke Jambi," terang Andre.

Ia menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya solidaritas perantau, serta perlindungan terhadap warga sipil di wilayah konflik.

"Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan, dan tidak ada lagi korban kekerasan bersenjata di Papua," tutupnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Opini, Binawidya, Rumbai
wwwwww