Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
4 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
5
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Rp150 Juta per Tahun untuk Pungli, Sopir Truk Teriak, DPR dan AHY Desak Aksi Nyata

Rp150 Juta per Tahun untuk Pungli, Sopir Truk Teriak, DPR dan AHY Desak Aksi Nyata
Truk yang membawa bahan-bahan logistik keluar dari kapal feri di Pelabuhan Penyeberangan Bastiong Ternate, Maluku Utara, Senin (7/7/2025).
Sabtu, 19 Juli 2025 14:01 WIB

JAKARTA – Sorotan terhadap praktik pungutan liar (pungli) yang menyasar kendaraan logistik di Indonesia semakin tajam. Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, menyatakan bahwa beban pungli yang mencapai ratusan juta rupiah per truk setiap tahun tak hanya melukai keadilan, tetapi juga menyumbang mahalnya harga barang kebutuhan masyarakat.

“Jika satu truk harus keluar Rp150 juta dalam setahun hanya untuk pungli, maka wajar harga barang ikut melonjak. Ini bukan lagi soal sopir, ini soal keadilan ekonomi rakyat,” ujar Syafiuddin, Jumat (18/7/2025).

Syafiuddin mendesak agar pemerintah pusat, daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga antikorupsi bergerak cepat dan tegas. Ia mengusulkan operasi gabungan, audit titik rawan pungli, digitalisasi sistem retribusi hingga pembentukan kanal aduan lintas instansi.

Pernyataan tegas juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menyebut pemerintah telah mengidentifikasi titik-titik rawan pungli yang kerap memeras sopir truk logistik.

“Ini bukan angka kecil. Rata-rata satu truk keluar Rp100–150 juta setahun. Kalau pungli bisa dihapus, biaya logistik langsung turun,” ujar AHY usai rapat koordinasi penanganan kendaraan ODOL di Jakarta, Kamis (17/7/2025).

AHY menyatakan bahwa masalah ini tak bisa ditoleransi dan menuntut penegakan hukum tanpa pandang bulu. "Tindakan harus tegas. Siapa pun pelakunya, hukum harus berjalan," tegasnya.

Menurut Syafiuddin, praktik pungli yang berlangsung bertahun-tahun ini telah menciptakan ekosistem biaya gelap yang merusak perencanaan tarif dan memperburuk efisiensi distribusi. Ia juga menilai pemerintah harus menjadikan pemberantasan pungli sebagai prioritas dalam reformasi logistik nasional.

“Tidak ada alasan untuk membiarkan pungli menjadi norma. Setiap rupiah pungli adalah derita petani, pedagang kecil, hingga konsumen di pelosok,” tandasnya. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Balai Kota, Parlemen, Keuangan, Binawidya
wwwwww