Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
7 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Data Manifes KM Virgo Transport 8, Ratusan Sopir dan Kru Bertaruh Nyawa di Masalembo

Data Manifes KM Virgo Transport 8, Ratusan Sopir dan Kru Bertaruh Nyawa di Masalembo
Kapal Virgo Transport 8 yang membawa 243 orang dilaporkan hilang kontak di Laut Jawa.
Minggu, 13 September 2026 13:36 WIB

BANJARMASIN - Kegelisahan melanda keluarga dari 243 orang penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 setelah kapal Roro berbendera Indonesia tersebut dilaporkan miring dan hilang kontak di kawasan Masalembo, Laut Jawa. Peristiwa mencekam ini tercatat terjadi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Berdasarkan catatan manifes, kapal dengan ukuran 8.540 GT ini membawa 126 sopir dan kernet, 59 penumpang dewasa, 30 kru, 27 mitra kerja kapal, serta 1 anak-anak. Armada yang dioperasikan PT Virgo Karya Shipping dengan Nakhoda Arief Yunianto itu juga memuat 89 unit kendaraan bermotor.

Sebelum dirundung musibah, pelayaran tampak berjalan normal. Kapal bertolak meninggalkan Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pagi, tepatnya pukul 06.52 waktu setempat, guna mengantar para penumpang menuju Pelabuhan Banjarmasin.

Sinergi Operasi Penyelamatan

Menyikapi hilangnya komunikasi dengan armada tersebut, Ditjen Perhubungan Laut melalui KSOP Kelas I Banjarmasin segera mengambil langkah darurat. Sebuah posko khusus didirikan di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti Banjarmasin sebagai pusat informasi dan komando.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menyampaikan bahwa prioritas utama jajarannya adalah mengevakuasi semua pihak yang berada di atas kapal. Koordinasi intens dilakukan melibatkan Basarnas, BUP PT Pelindo, Distrik Navigasi Banjarmasin atau VTS, Kepanduan PT Pelindo III, pihak keagenan, serta keluarga korban.

Langkah cepat ini langsung dieksekusi di lapangan oleh SAR gabungan dan Basarnas Banjarmasin. Bantuan tenaga juga mengalir dari kapal KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP yang berada tak jauh dari titik kejadian. Penanganan awal ini membuahkan hasil dengan terselamatkannya 115 orang yang kini sebagian tengah menjalani perawatan medis.

Nasib Muatan Belum Diketahui

Di luar misi penyelamatan nyawa yang masih berlangsung, penyebab pasti hilangnya keseimbangan kapal masih samar. Pemeriksaan mendalam dibutuhkan untuk menjawab apakah cuaca buruk, kendala teknis, atau faktor manusia yang memicu insiden ini.

Selain itu, nasib 89 unit kendaraan di dalam perut kapal serta dampak lingkungan yang mungkin timbul akibat kejadian ini belum dapat dipetakan. Pihak berwenang menyatakan pendataan lanjutan akan dilakukan setelah operasi pencarian dinilai kondusif.

KSOP Kelas I Banjarmasin memastikan pemantauan akan terus dilakukan tanpa henti. Heri menegaskan, perkembangan operasi gabungan ini akan selalu diteruskan kepada masyarakat secara transparan sesuai dengan fakta terbaru yang ditemukan di lapangan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww