Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
8 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Finish di 26 Menit, Odekta: Sebut Keren Merduka Run 2026

Finish di 26 Menit, Odekta: Sebut Keren Merduka Run 2026
Pelari jarak jauh Indonesia, Odekta Naibaho. (Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat hingga garis finis. Hal itu dirasakan pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit kategori open putri.

Odekta mengaku terkesan dengan suasana sepanjang lintasan. Jalan yang steril dari kendaraan dan dukungan penonton dari kanan-kiri rute membuat energinya semakin terpacu.

"Wah, keren banget. Saya sampai bilang, jalanannya steril, terus di kanan-kiri itu kayak wow, luar biasa. Sebenarnya event seperti ini yang kita inginkan," kata Odekta usai menyelesaikan lomba di area finish Istana Merdeka Jakarta, Sabtu (29/8) pagi.

Menurutnya, sorakan penonton justru membuat dirinya tidak merasa kehabisan tenaga. Dukungan tersebut seolah memberikan energi tambahan sehingga ia mampu berlari lebih cepat dari target awal.

"Gerakan dari kanan-kiri itu bikin kita tanpa sadar dapat energi sekali. Jadi wow, saya happy banget,” ujarnya sumringah.

Hasilnya pun di luar perkiraan. Odek berhasil mencatat waktu sekitar 26 menit, atau dengan pace rata-rata sekitar 3 menit 20 detik per kilometer.

"Time limit-nya target sudah terpenuhi? Melebihi dari target saya. Kekencangan. Tadi 26 menit sekian. Terlalu kencang, per kilometernya bisa 3 menit 20 detikan," tuturnya sambil tersenyum.

Namun, bukan hanya catatan waktu yang membuatnya terkesan. Momen ketika melewati peserta lain yang masih berada di garis start juga menjadi pengalaman tersendiri.

Ia mengatakan, setelah dirinya mencapai finis, suasana di sepanjang jalan masih dipenuhi peserta yang baru memulai lomba. Ketika berpapasan, terdengar gemuruh dukungan dari peserta dan penonton yang memanggil namanya.

"Saya lihat tadi saya sudah finish, orang-orang baru start. Saking ramainya, full sepanjang jalan. Saya sudah papasan sambil lihat mereka. Gemuruhnya itu, semua pada teriak panggil nama saya," ungkapnya.

Momen tersebut bahkan membuatnya merinding. Ia pun membalas dukungan tersebut dengan mengangkat tangan sambil terus berlari. "Saya merinding. Saya sambil angkat tangan satu, lari. Keren banget," katanya.

Baginya, Merdeka Run 2026 bukan sekadar perlombaan untuk mengejar waktu. Atmosfer, dukungan penonton, dan semangat ribuan peserta menjadi pengalaman yang membuat ajang tersebut terasa spesial. Ia pun berharap peserta yang belum mencapai garis finis tetap menjaga semangat dan menikmati setiap kilometer hingga tuntas. ***

wwwwww