Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
4 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
5
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Balai Kota

BGN Temukan Ratusan Rekening Ganda pada Program Makan Bergizi

BGN Temukan Ratusan Rekening Ganda pada Program Makan Bergizi
Kepala BGN bongkar 414 dapur MBG bermasalah: ada yang fiktif hingga rekening double.
Jum'at, 31 Juli 2026 17:41 WIB

JAKARTA - Rangkaian pemeriksaan internal yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional mendapati ratusan unit dapur Makan Bergizi Gratis dalam kondisi bermasalah Jumat (31/7/2026). Dari ribuan data yang diverifikasi, tercatat 414 dapur SPPG tidak beroperasi, memiliki rekening ganda, hingga tidak memiliki wujud fisik alias fiktif.

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono menjelaskan bahwa pengiriman dana dari pemerintah pusat telanjur dilakukan ke rekening-rekening tersebut. Menindaklanjuti hal itu, lembaganya bergerak cepat menarik kembali dana yang telah ditransfer.

"Setelah kami verifikasi satu persatu maka kami telah menemukan adanya 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya itu kemudian rekeningnya either double atau rekeningnya dapurnya nggak ada atau dapurnya belum beroperasi," urainya di kantor BGN, Jakarta.

Pemulihan Keuangan Negara

Langkah penyisiran yang masif berhasil menyelamatkan anggaran ratusan miliar rupiah dari potensi kerugian negara. Seluruh dana yang terkumpul dari penarikan rekening anomali tersebut langsung dikembalikan ke kas negara.

"Totalnya Rp311,2 miliar, kami kembalikan ke kas negara dari hasil penyisiran kami yang kami ditemukan sampai dengan saat ini, dari 414 SPPG," sebutnya. BGN berkomitmen untuk terus memperbarui data seiring berjalannya audit lanjutan di lapangan.

Pemeriksaan oleh Penegak Hukum

Sebagai langkah penegakan aturan, BGN resmi melaporkan temuan anomali tersebut kepada Kejaksaan Agung. Penyerahan berkas ini bertujuan agar penegak hukum dapat menguji ada tidaknya unsur tindak pidana dalam pengiriman dana ke dapur-dapur bermasalah tersebut.

"Kami juga melaporkan hal ini kepada penegak hukum, apakah adanya indikasi mens rea? Misalnya memang ada niat untuk nyuri, ada niat untuk korupsi, ada niat untuk nilep, ngentit apa tidak dan lain-lain, kami serahkan kepada penegak hukum di kejaksaan untuk diperiksa," tandasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Balai Kota
wwwwww