'Cie Curhat' ke Walkot Medan, Lurah Paya Pasir Kini Terancam Sanksi
![]() |
| Tangkapan layar media sosial menunjukkan lurah menimpali warga yang sedang ngobrol dengan Walkot Medan. |
MEDAN - Seorang pejabat tingkat kelurahan di Medan harus berurusan dengan pihak Inspektorat usai terekam kamera melontarkan pernyataan bernada sindiran kepada warganya sendiri. Lurah Paya Pasir, Syerly kedapatan mengucapkan kalimat 'cie curhat' ketika seorang warga sedang meminta solusi terkait infrastruktur kepada Wali Kota Medan, Rico Waas.
Warga Pakai Uang Pribadi
Dalam video yang beredar, seorang warga terlihat menyampaikan kekhawatirannya mengenai keamanan di Jalan Paya Pasir. Ia menjelaskan kepada Wali Kota bahwa kondisi jalan yang gelap sering kali dimanfaatkan oleh pelaku begal. Untuk mengatasi masalah tersebut, warga ini berinisiatif mendirikan tiang lampu sendiri.
"Pak, nanti izin pasang lampu ya, Pak. Gelap kali soalnya, Pak. Banyak kali di sini begal. Ini empat tiang saya pasang sendiri pakai duit pribadi," terang warga tersebut.
Respons Tidak Terduga Pejabat Kelurahan
Bukannya memberikan dukungan, Lurah Paya Pasir, Syerly yang mendampingi Wali Kota justru memotong pembicaraan dengan nada bercanda yang dinilai kurang etis.
"Cie curhat dia," timpal Syerly di hadapan Wali Kota dan warga.
Panggilan Klarifikasi Resmi
Tindakan tersebut langsung memicu evaluasi dari instansi pengawas pemerintah kota. Inspektorat Kota Medan segera menerbitkan Berita Acara Klarifikasi Nomor 800.1.6.2/257/Irbansus/2026 tertanggal Selasa (28/7/2026) untuk memeriksa Syerly.
"Dari hasil pemeriksaan, oknum ASN tersebut terindikasi kuat melanggar kode etik sesuai dengan Peraturan Wali Kota Medan Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penegakan Disiplin dan Kode Etik Pegawai Aparatur Sipil Negara," jelas Inspektur Kota Medan, Erfin Fahrurrazi.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Warga Bertuah |









