Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
23 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
23 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
2 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Jasad Satpam Mengapung di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Tangan Terborgol ke Belakang

Jasad Satpam Mengapung di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Tangan Terborgol ke Belakang
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengapung dengan Tangan Terborgol.
Minggu, 26 Juli 2026 16:48 WIB

JAKARTA - Warga dan petugas di sekitar perairan Waduk Jatiluhur, Purwakarta dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria, Jumat (24/7/2026). Korban yang diketahui bernama Sumarna (40), seorang petugas keamanan atau satpam, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan kedua tangan terborgol.

Kronologi Penemuan

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa keberadaan korban pertama kali disadari oleh rekan seprofesinya. Temuan tersebut langsung memicu perhatian warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat berwajib.

"Korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam yang melihat tubuh korban tenggelam di perairan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat dan diteruskan kepada aparat kepolisian," terangnya.

Posisi Korban Saat Dievakuasi

Proses evakuasi segera dilakukan oleh tim kepolisian di lapangan. Saat diangkat dari air, petugas mendapati fakta spesifik mengenai kondisi fisik korban yang menjadi dasar penyelidikan.

"Saat dievakuasi, korban ditemukan dalam posisi telungkup di perairan. Petugas juga mendapati kedua tangan korban terborgol ke belakang," lanjutnya.

Penyelidikan dan Imbauan Polisi

Merespons temuan tersebut, jajaran Polres Purwakarta langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas turut meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi dan mengamankan barang bukti. Jenazah Sumarna kini telah berada di rumah sakit guna menjalani proses autopsi.

Kombes Hendra meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan asumsi tak berdasar mengenai insiden ini.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk mengungkap fakta yang sebenarnya," pesannya.

Penyelidikan dipastikan berjalan secara profesional, objektif, dan bersandar pada pembuktian ilmiah.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww