Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
24 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
2
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
3
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
4
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
4 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Eskalasi Konflik Tertahan, Militer AS Susun Ulang Strategi Hadapi Iran

Eskalasi Konflik Tertahan, Militer AS Susun Ulang Strategi Hadapi Iran
Ilustrasi Perang Iran dan Amerika-Israel (Foto: UX Gun/Unsplash)
Minggu, 26 Juli 2026 17:53 WIB

JAKARTA - Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menyetop sementara rangkaian serangan udara ke wilayah Iran, Minggu (26/7/2026). Keputusan penundaan operasi tempur ini menahan laju konflik usai aksi pemboman malam yang dilakukan AS selama 13 hari terakhir.

Batas Efektivitas Serangan

Menurut laporan The New York Times dan Axios, Presiden AS, Donald Trump mengambil keputusan ini setelah berdiskusi dengan kabinet pada Jumat lalu. Pemerintah AS mengakui bahwa efektivitas serangan telah menyentuh batas maksimal, sementara persediaan pencegat rudal Patriot dan amunisi pertahanan udara di kawasan Timur Tengah semakin terkuras.

Langkah ini memberikan jeda sekaligus ruang bagi kedua belah pihak untuk menjajaki kembali meja perundingan.

Ancaman Serangan Berskala Besar

Walaupun operasi saat ini berstatus ditangguhkan, militer AS dilaporkan tetap mempersiapkan rencana kontingensi apabila diplomasi menemui jalan buntu. Trump menegaskan posisinya dengan memberikan opsi tegas kepada Iran.

"Kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Saya pikir mereka semakin serius," paparnya merujuk pada proses komunikasi yang sedang berjalan.

Ia mengingatkan bahwa apabila kesepakatan gagal diraih, AS siap mengerahkan serangan dengan skala yang jauh lebih tinggi.

Meluasnya Area Konflik

Harapan negosiasi ini muncul di tengah perluasan wilayah konflik. Pertempuran yang bermula di Selat Hormuz telah menyebar hingga melibatkan serangan ke kapal komersial, pangkalan militer AS, serta negara-negara sekutu di Teluk.

Situasi pertempuran yang meleset dari prediksi awal empat hingga lima minggu ini turut memengaruhi kondisi politik dalam negeri AS. Menjelang pemilihan paruh waktu pada November, durasi perang yang memasuki bulan kelima menjadi tantangan tersendiri bagi basis dukungan Partai Republik.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Kuliner, Warga Bertuah
wwwwww