Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
19 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
22 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Jembatan Bungus Diperbaiki, Distribusi BBM Sumbar Terganggu Sementara

Jembatan Bungus Diperbaiki, Distribusi BBM Sumbar Terganggu Sementara
Wakil Ketua Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, meninjau langsung pekerjaan perbaikan jembatan Bungus di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Jumat (24/7/2026).
Jum'at, 24 Juli 2026 16:38 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, memastikan tidak terjadi kelangkaan bahan bakar minyak di Sumatera Barat. Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum disebabkan terganggunya distribusi akibat perbaikan jembatan Bungus yang menjadi jalur utama pengangkutan bahan bakar dari terminal bahan bakar minyak Teluk Kabung.

Hal tersebut disampaikan Andre saat meninjau langsung pekerjaan perbaikan jembatan Bungus di kecamatan Bungus Teluk Kabung, kota Padang, bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, dan Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Area Sumatera Barat, Fakhri Rizal Hasibuan, Jumat (24/7/2026).

Andre menjelaskan kerusakan jembatan Bungus membuat arus kendaraan diberlakukan sistem buka-tutup. Kondisi tersebut menyebabkan mobil tangki bahan bakar minyak mengalami keterlambatan dalam mendistribusikan pasokan ke stasiun pengisian di berbagai daerah di Sumatera Barat.

"Yang terjadi bukan kelangkaan BBM, melainkan keterlambatan distribusi karena jembatan Bungus sedang diperbaiki. Stok BBM tersedia dan masyarakat tidak perlu panik," kata Andre.

Untuk mengatasi kendala distribusi, Pertamina telah mengambil sejumlah langkah percepatan. Fakhri Rizal Hasibuan mengatakan terminal bahan bakar minyak Teluk Kabung kini beroperasi selama 24 jam penuh sejak 23 Juli 2026.

Selain itu, Pertamina mendatangkan tambahan 15 hingga 20 unit mobil tangki beserta awaknya dari luar Sumatera Barat guna mempercepat pengiriman bahan bakar minyak ke stasiun pengisian.

"Kami juga meningkatkan penyaluran harian sekitar 9 hingga 10% untuk wilayah Sumatera Barat dan 15 hingga 18% khusus kota Padang. Kami terus memastikan distribusi sesuai kebutuhan masyarakat. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok BBM tersedia," ujar Fakhri.

Fakhri menambahkan, hingga Juli 2026, realisasi penyaluran Pertalite telah mencapai sekitar 78 persen dari kuota bulanan, sedangkan solar berada di kisaran 12 hingga 13 persen.

Sementara itu, Elsa Putra Friandi menjelaskan jembatan Bungus merupakan jembatan rangka yang dibangun pada 2004. Perbaikan dilakukan karena terjadi kerusakan pada lantai jembatan yang harus segera ditangani agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Awalnya, pekerjaan ditargetkan selesai pada 14 September 2026. Namun, melalui percepatan pelaksanaan di lapangan, balai pelaksanaan jalan nasional menargetkan jembatan sudah dapat difungsikan kembali pada 14 Agustus 2026.

Andre mengapresiasi langkah percepatan yang dilakukan balai tersebut, namun meminta Pertamina terus menambah armada mobil tangki selama masa perbaikan jembatan agar distribusi bahan bakar minyak semakin lancar dan antrean di stasiun pengisian segera terurai.

"Saya minta penambahan armada lagi agar distribusi semakin cepat dan antrean BBM di SPBU segera hilang," tegas Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu.

Andre juga meminta pemerintah provinsi Sumatera Barat lebih aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai penyebab terganggunya distribusi bahan bakar minyak. Menurutnya, komunikasi yang baik penting untuk menghindari kesalahpahaman bahwa wilayah tersebut sedang mengalami kelangkaan bahan bakar.

"Stok BBM cukup. Yang terganggu hanya distribusinya karena perbaikan jembatan Bungus. Saya berharap Pemprov ikut menjelaskan kondisi ini kepada masyarakat agar tidak muncul anggapan terjadi kelangkaan," ujar Andre.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww