Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
7 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kampus

Komjen Pol Karyoto Miliki Kapasitas Pimpin Polri, Soroti Pengalaman dan Pendekatan Humanis

Komjen Pol Karyoto Miliki Kapasitas Pimpin Polri, Soroti Pengalaman dan Pendekatan Humanis
Komjen Pol Karyoto. (Ist)
Kamis, 23 Juli 2026 18:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad, S.H., menilai Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Karyoto memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak kepemimpinan yang kuat untuk memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah berkembangnya wacana mengenai pergantian pucuk pimpinan Polri yang belakangan menjadi perhatian publik.

Sejumlah nama perwira tinggi Polri disebut masuk dalam bursa calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), termasuk Komjen Pol Karyoto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Menurut KH Juhadi, tantangan Polri ke depan menuntut hadirnya pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam penegakan hukum, tetapi juga mampu membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna mendukung stabilitas nasional dan program pembangunan pemerintah.

Komjen Pol Karyoto memiliki pengalaman yang lengkap, integritas, serta kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat. Dalam berbagai penugasan strategis yang pernah diembannya, beliau dikenal membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok tani, hingga organisasi kemasyarakatan," kata KH Juhadi dalam siaran pers, (24/7).

Ia menilai pendekatan humanis dan kolaboratif yang selama ini diperlihatkan Karyoto menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika keamanan yang semakin kompleks, termasuk tantangan di bidang ketertiban masyarakat, kejahatan siber, penyalahgunaan narkotika, serta penguatan ketahanan nasional.

KH Juhadi juga menyoroti kiprah Karyoto selama memimpin Baharkam Polri yang dinilainya memberi perhatian terhadap berbagai program strategis nasional, termasuk penguatan ketahanan pangan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan organisasi masyarakat.

Menurut dia, konsep keamanan nasional saat ini tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga mencakup stabilitas sosial, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.

"Kapolri ke depan diharapkan mampu menghadirkan Polri sebagai mitra masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis nasional. Saya melihat komitmen tersebut tercermin dalam kepemimpinan Komjen Pol Karyoto," ujarnya.

KH Juhadi menambahkan, rekam jejak Karyoto selama lebih dari tiga dekade mengabdi di institusi Polri menjadi salah satu modal penting dalam memimpin organisasi kepolisian.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 itu pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, antara lain di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, hingga dipercaya menjabat sebagai Kabaharkam Polri.

Menurut KH Juhadi, pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap berbagai aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan nasional.

Selain pengalaman profesional, ia juga menilai Karyoto memiliki hubungan yang baik dengan kalangan ulama dan pondok pesantren, khususnya di wilayah Jawa Barat. Kedekatan tersebut dinilai dapat memperkuat komunikasi antara institusi Polri dengan masyarakat.

"Komjen Pol Karyoto dikenal memiliki komunikasi yang baik dengan para ulama dan memberikan perhatian terhadap perkembangan pondok pesantren. Kedekatan seperti ini menjadi nilai positif dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri," katanya.

Di akhir keterangannya, KH Juhadi berharap Presiden Prabowo Subianto dapat memilih figur terbaik untuk memimpin Polri sesuai kebutuhan organisasi dan tantangan nasional ke depan.

Hingga saat ini, belum terdapat pengumuman resmi dari pemerintah mengenai proses maupun keputusan terkait pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Wacana yang berkembang masih berupa aspirasi dan pandangan dari berbagai kalangan terhadap figur-figur yang dinilai memiliki kapasitas memimpin institusi Polri. ***

Kategori:Kampus, Binawidya
wwwwww