Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
20 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
23 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pasukan TNI Bersenjata Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan 12 Lokasi

Pasukan TNI Bersenjata Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan 12 Lokasi
Suasana Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada Kamis (9/6/2026) pagi. Penjagaan ketat dilakukan usai penggeledahan dugaan kasus korupsi PLN, Asabri hingga Krakatau Steel yang dilakukan di beberapa lokasi.
Kamis, 09 Juli 2026 19:51 WIB

JAKARTA - Publik dikejutkan dengan kedatangan sekelompok pria berseragam TNI dan menenteng senjata laras panjang ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta. Peristiwa ini berlangsung Kamis (9/7/2026) dini hari tepat pukul 03.50 WIB.

Berdasarkan foto dan video yang beredar di tengah kondisi langit gelap, terlihat sekitar 10 orang berseragam TNI bergabung dengan 10 orang berpakaian sipil. Narasi yang mengiringi visual tersebut menyebut kelompok ini dipimpin oleh dua perwira tinggi TNI berpangkat Brigadir Jenderal.

Dugaan Intervensi Pemeriksaan Saksi

Kedatangan rombongan ini disinyalir berkaitan dengan saksi yang sedang diperiksa oleh penyidik kepolisian. Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Santoso menduga kuat ada niat dari kelompok tersebut untuk merampas saksi dan barang bukti dalam perkara dugaan korupsi.

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian maupun militer, termasuk Kapuspen TNI yang belum memberikan tanggapan terkait insiden tersebut.

Rangkaian Penggeledahan Korupsi Raksasa

Insiden menegangkan ini terjadi berdekatan dengan operasi masif yang dilakukan tim gabungan Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya. Aparat membidik 12 lokasi sejak Rabu (8/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026) dini hari.

Operasi ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dan TPPU yang melibatkan perusahaan pelat merah, yakni PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel.

Beberapa lokasi krusial yang digeledah membuahkan hasil mencengangkan:

  • Cilandak, Jakarta Selatan: Polisi menyisir kafe bernama de'Clan Signature di kawasan Cipete. Penyidik sukses membongkar brankas tersembunyi yang menyimpan uang puluhan miliar rupiah.
  • Kabupaten Bogor, Jawa Barat: Rumah mewah di kawasan Sentul tak luput dari penggeledahan. Di sini, polisi mengamankan puluhan kilogram emas batangan dengan taksiran nilai total ratusan miliar rupiah, ditambah barang bukti berupa foto keluarga.

Menjaga Asas Praduga Tak Bersalah

Temuan ini memicu isu liar di tengah masyarakat. Beredar kabar bahwa tempat-tempat yang digeledah adalah milik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah. Namun, Polda Metro Jaya memastikan pihaknya tidak pernah merilis nama pemilik dan teguh memegang asas praduga tak bersalah.

Penanganan kasus masih dalam tahap pengembangan yang sangat rahasia.

"Saat ini masih didalami mohon waktu," tegas Irjen Totok kepada wartawan ketika beranjak dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026). ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww