Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
15 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
12 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
12 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Cendekia

Habib Aboe Bakar Kecam Penyekapan Perempuan di Antapani, Polda Diminta Kawal Penegakan Hukum

Habib Aboe Bakar Kecam Penyekapan Perempuan di Antapani, Polda Diminta Kawal Penegakan Hukum
Anggota DPR RI, Habib Aboe Bakar. (Ist)
Selasa, 23 Juni 2026 16:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mengecam keras aksi penyekapan dan penganiayaan sadis yang menimpa seorang perempuan muda berinisial YTT (29).

Korban yang berasal dari Antapani, Kota Bandung, ditemukan dalam kondisi luka berat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) setelah sempat dilaporkan hilang dan disekap oleh kekasihnya selama tiga tahun.

Legislator dari komisi hukum ini meminta Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) untuk mengusut tuntas dan mengawal ketat penegakan hukum terhadap pelaku berinisial TH tanpa ada kompromi.

"Ini adalah tindakan yang sangat biadab dan di luar batas kemanusiaan. Menyekap seseorang selama tiga tahun dan menganiayanya hingga luka berat di bagian kepala serta wajah bukan lagi sekadar penganiayaan biasa, ini adalah kejahatan luar biasa terhadap martabat dan kemerdekaan seorang manusia," tegas Aboe Bakar saat memberikan tanggapan di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Politikus senior ini mengapresiasi respons cepat Polda Jabar yang langsung menerima laporan dari pihak keluarga korban pada Jumat, 12 Juni 2026 lalu. Namun, ia menekankan agar penyidik bergerak cepat menangkap pelaku dan menerapkan pasal berlapis yang paling berat.

"Saya minta Kapolda Jabar beserta jajaran penyidik di lapangan untuk mengawal penuh kasus ini. Terapkan pasal berlapis, mulai dari pasal perampasan kemerdekaan seseorang atau penyekapan yang ancamannya sangat berat karena mengakibatkan luka berat, digabung dengan pasal penganiayaan berat," ujar mantan Sekjen PKS tersebut.

Aboe Bakar juga menyoroti pentingnya perlindungan dan pemulihan bagi korban YTT yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif akibat luka parah di kepala, wajah, dan kaki. Menurutnya, trauma psikologis akibat penyekapan selama tiga tahun pasti sangat mendalam.

"Selain penegakan hukum yang tegas kepada pelaku TH, korban YTT harus mendapatkan perlindungan fisik mutlak serta pendampingan psikologis trauma healing yang intensif. Komisi III akan terus memantau perkembangan kasus ini agar korban mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya," pungas Habib Aboe Bakar.

Kasus tragis ini sebelumnya mencuat setelah Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, mengonfirmasi adanya laporan dugaan penyekapan dan penganiayaan berat tersebut.

Kasus terungkap setelah keluarga menerima pesan misterius via WhatsApp yang mengabarkan bahwa korban berada di IGD RSHS Bandung dalam kondisi penuh luka setelah menghilang tanpa kabar sejak tiga tahun lalu. ***

wwwwww