Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
7 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
3 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Arema FC Pertahankan 7 Pemain Lokal

Arema FC Pertahankan 7 Pemain Lokal
Arema FC. (Ileague.id)
Selasa, 23 Juni 2026 19:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Dalam persiapan musim baru Super League 2026/2027, Arema FC tidak hanya fokus mencari tambahan pemain baru. Manajemen tim Singo Edan juga memilih mempertahankan fondasi tim dengan memperpanjang kebersamaan bersama tujuh pemain lokal yang menjadi bagian penting perjalanan klub musim lalu.

Antara lain Johan Ahmat Farizi, Dendi Santoso, Jayus Hariono, Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, Dimas Aryaguna, serta Achmad Maulana Syarif.

"Kami ingin mempertahankan kerangka tim yang sudah ada. Mereka memiliki peran masing-masing dan menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC musim lalu. Selain kualitas di lapangan, mereka juga memahami kultur klub dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda," tutur General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.

Alfarizi, Dendi Santoso, dan Jayus Hariono telah menjadi bagian dari identitas Arema FC. Ketiganya merupakan putra asli Malang yang tumbuh bersama klub dan menjadi sosok penting di ruang ganti.

Alfarizi masih menjadi figur senior yang dihormati berkat pengalaman panjangnya. Dendi Santoso yang dikenal sebagai pemain setia satu klub juga tetap dibutuhkan kontribusinya.

Sementara Jayus Hariono terus memperlihatkan peran penting di lini tengah melalui kerja keras dan konsistensinya.

Selain itu Arema FC juga memberi ruang bagi pemain muda untuk terus berkembang. Bayu Setiawan, Dwiki Mardiyanto, dan Dimas Aryaguna dinilai menunjukkan progres positif sepanjang musim lalu.

Kepercayaan yang diberikan kepada mereka menjadi bagian dari upaya klub menyiapkan generasi penerus yang mampu menjaga prestasi Singo Edan pada masa depan.

Sedangkan salah satu nama yang tetap dipertahankan adalah Achmad Maulana Syarif. Meski sempat mengalami cedera panjang pada musim lalu, performanya sebelumnya mampu menarik perhatian hingga masuk radar Timnas Indonesia.

"Achmad Maulana adalah aset penting bagi klub. Kami memahami situasi yang dialaminya musim lalu karena cedera, tetapi kualitasnya sudah terbukti. Kami percaya dia bisa kembali lebih kuat dan memberikan kontribusi besar untuk tim," pungkas Yusrinal Fitriandi. ***

wwwwww