Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
5
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
2 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Persik Kediri Bakal Berlaga di Stadion Gelora Daha Jayati Tahun 2027

Persik Kediri Bakal Berlaga di Stadion Gelora Daha Jayati Tahun 2027
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Ileague.id)
Senin, 22 Juni 2026 21:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KEDIRI - Kabar gembira bagi Persik Kediri dan para suporter, Persikmania. Tahun depan Macan Putih bakal punya venue baru, Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ)
sebagai pendamping Stadion Brawijaya Kota Kediri yang selama ini jadi markas untuk menggelar laga kandang. 

Stadion yang terletak di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini memasuki pembangunan tahap ketiga. Pada fase ini, pekerjaan konstruksi difokuskan pada pemasangan atap stadion. 

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berjanji Stadion GDJ akan rampung pada tahun 2027. Pembangunan Stadion GDJ merupakan proyek multi years yang dimulai pada 2023 dan ditargetkan rampung pada 2027. 

Jika musim 2026/2027 nanti masih berjalan dan stadion telah siap pakai, maka klub milik Arthur Irawan ini bakal merasakan atmosfer baru di Stadion GDJ. Selama dua musim terakhir, skuat Macan Putih sering melakukan latihan rutin di stadion itu. 

Sesuai rencana, pembangunan tahap keempat akan dilanjutkan pada 2027 dengan pekerjaan mencakup pembangunan jalan kawasan stadion, serta pemasangan lampu, dan 10.000 kursi penonton. 

Untuk memastikan standar minimal penggunaan stadion, Pemkab Kediri akan berkonsultasi dengan PSSI. Dengan begitu, Stadion GDJ diharapkan dapat difungsikan sementara sembari menunggu kelanjutan pembangunan. 

“Kami akan konsultasi dengan PSSI. Kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 pembangunan terus dilanjutkan,” ucap Hanindhito.

Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito mengungkapkan pekerjaan konstruksi tahap ketiga dijadwalkan berlangsung selama 180 hari atau enam bulan, mulai 3 Juni hingga 29 November 2026. Selain pemasangan atap, tahap ketiga pembangunan Stadion GDJ juga mencakup pekerjaan site development, salah satunya pembangunan akses jalan untuk suporter. 

“Bobot pekerjaan terbesar tahap ini, 70 persen pada pekerjaan pemasangan atap. Pemasangan atap kami selesaikan di tahun 2026,” jelasnya. 

Ia menekankan pentingnya penyelesaian pekerjaan tepat waktu dan tepat guna, termasuk penggunaan material serta pencapaian bobot pekerjaan sesuai kontrak. Pasalnya, stadion berkapasitas 15.000 orang itu sangat dinantikan masyarakat. 

“Saya berharap apa yang sudah dituangkan dalam kontrak dapat dipertanggungjawabkan, saya minta masing-masing memahami tugasnya. Saya minta komitmennya dan saya akan awasi karena ini betul-betul ditunggu masyarakat,” kata Mas Dhito. 

Stadion GDJ yang menelan anggaran senilai Rp 57 miliar itu nantinya tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga kegiatan lain. Hal ini sesuai konsep yang diusung Stadion GDJ, yakni sport, business, dan entertainment. 

“Karena apapun step by step yang kami lakukan kami konsultasikan segala sesuatunya supaya tidak ada catatan maladministrasi,” tuturnya. ***

wwwwww