Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
2
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
6 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
2 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
6
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Cendekia

Skandal Pemerasan Sertifikat K3, KPK Telusuri Pembelian Aset Tersangka Pejabat Kemnaker

Skandal Pemerasan Sertifikat K3, KPK Telusuri Pembelian Aset Tersangka Pejabat Kemnaker
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/6/2026). (Foto: Antara/Rio Feisal)
Kamis, 18 Juni 2026 11:33 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut tuntas aliran dana haram dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kali ini, penyidik membidik kepemilikan aset para tersangka.

Saksi MCS Diperiksa Penyidik

Guna menelusuri dugaan pencucian uang atau penyembunyian kekayaan, penyidik meminta keterangan dari seorang saksi sektor swasta berinisial MCS pada Rabu (17/6/2026).

“Saksi hadir. Penyidik meminta keterangan saksi soal pembelian aset oleh tersangka,” papar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada media di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Jejak Perkara dan Jeratan Tersangka

Perkara korupsi ini mencuat setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Pada 22 Agustus 2025, penyidik resmi menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan beserta 10 orang lainnya dari berbagai instansi dan perusahaan.

Nama-nama tersangka yang terseret dalam pemerasan sertifikat K3 ini meliputi:

  • Irvian Bobby Mahendro (IBM) selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022–2025
  • Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH) selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-2025
  • Subhan (SB) selaku Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020–2025
  • Anitasari Kusumawati (AK) selaku Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020–2025
  • Fahrurozi (FAH) selaku Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret–Agustus 2025
  • Hery Sutanto (HS) selaku Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025
  • Sekarsari Kartika Putri (SKP) selaku Subkoordinator di Kemenaker
  • Supriadi (SUP) selaku Koordinator di Kemenaker
  • Temurila (TEM) selaku pihak PT KEM Indonesia
  • Miki Mahfud (MM) selaku pihak PT KEM Indonesia
  • Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) selaku Wamenaker

Kluster Tersangka Baru

Dalam perkembangannya, penyidik menemukan bukti baru yang memperluas keterlibatan jajaran pejabat lama Kemnaker.

Pada 11 Desember 2025, lembaga antikorupsi mengumumkan tiga nama baru sebagai tersangka. Mereka adalah mantan Kepala Biro Humas Kemenaker Sunardi Manampiar Sinaga (SMS), mantan Sekretaris Ditjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Chairul Fadhly Harahap (CFH), serta mantan Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Haiyani Rumondang (HR).***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Cendekia
wwwwww