Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
22 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
39 menit yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ditinggal Nonton Bola Rumah di Maros Terbakar Balita Empat Tahun Tewas

Ditinggal Nonton Bola Rumah di Maros Terbakar Balita Empat Tahun Tewas
Ilustrasi (net)
Kamis, 18 Juni 2026 19:51 WIB

JAKARTA - Nasib nahas menimpa sebuah keluarga di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Tempat tinggal mereka ludes dilahap api Kamis (18/6/2026) dini hari. Dalam peristiwa memilukan ini, seorang balita perempuan berusia 4 tahun dipastikan tewas.

Pihak berwenang setempat telah merampungkan olah kejadian perkara untuk mencari tahu kronologi pasti di balik musibah tersebut.

"Satu anak meninggal dunia. Korban ditemukan di dalam kamar," terang Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Maros, Jufri Samad kepada para pewarta.

Titik api pertama kali muncul di area dapur yang kemudian membesar seketika. Istri dan dua anak yang sedang tidur terlelap dikejutkan oleh asap dan suhu panas. Sang ibu dengan cepat menggendong bayinya keluar untuk menyelamatkan diri, namun tidak sempat menjangkau putri sulungnya yang masih balita.

"Kemungkinan korban sedang tidur saat kebakaran terjadi karena kejadiannya tengah malam," sambungnya.

Saat insiden tragis itu membesar, ayah korban tidak mengetahui rumahnya sedang dilanda musibah karena tengah menonton tayangan olahraga di luar.

"Pemilik rumah, Jirman, tidak berada di lokasi. Dia pergi menonton bola di rumah tetangganya. Di dalam rumah saat itu hanya ada istri dan dua anaknya," beber Jufri.

Petugas yang mendata kerugian material dan menganalisis lokasi mendapati petunjuk kuat terkait sumber pemicu api.

"Penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran regulator tabung gas," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww