Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
16 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
16 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Kampus

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan, Mendagri Minta Pemda Gandeng Forkopimda untuk Nobar Piala Dunia

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan, Mendagri Minta Pemda Gandeng Forkopimda untuk Nobar Piala Dunia
Mendagri, Muhammad Tito Karnavian
Senin, 15 Juni 2026 16:20 WIB

JAKARTA - Kepala daerah kini memiliki landasan resmi untuk menyelenggarakan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di ruang publik. Mendagri, Muhammad Tito Karnavian menginstruksikan gubernur, bupati, hingga wali kota untuk menyiapkan lokasi strategis guna memfasilitasi hiburan sehat ini bagi masyarakat. Arahan ini termaktub dalam surat edaran (SE) nomor 400.2.7/4657/SJ yang disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan masing-masing daerah.

Penyampaian maklumat tersebut dilakukan sewaktu memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Dukungan Pemerintah Daerah pada Kegiatan Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 serta Penandatanganan Surat Edaran Bersama dan Penyerahan Sampul Peringatan Sinergi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Acara tersebut bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Senin (15/6/2026).

"Saya sudah membuat surat edaran untuk menjadi landasan rekan-rekan kepala daerah untuk membuat kebijakan, membuat turunannya, edaran kepada camat, kepala desa untuk membuat nonton bareng, ini lumayan dari tanggal 11 Juni sampai 19 Juli," paparnya dalam keterangan tertulis.

Sinergi Forkopimda dan Manajemen Lapangan

Melalui surat tertanggal 14 Juni 2026 tersebut, Mendagri mengimbau agar kepala daerah mengkoordinasikan pelaksanaan nobar dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sinergi ini krusial guna menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Selain masalah keamanan, jajaran perangkat daerah harus digerakkan secara penuh untuk memberikan dukungan operasional, yang meliputi:

  • * Manajemen Ketertiban: Pengaturan arus lalu lintas di sekitar area publik yang digunakan.
  • * Sanitasi Lingkungan: Pengawasan kebersihan lokasi sebelum, selama, dan setelah pertandingan selesai.
  • * Sarana Prasarana: Penyediaan fasilitas teknis pendukung agar nobar berjalan lancar.

"Piala Dunia ini momentum bagi kita, pemerintah pusat maupun seluruh pemerintah daerah untuk memberikan hiburan sehat bagi masyarakat," ungkapnya.

Apresiasi dari Sektor Penyiaran

Agenda nobar massal ini diproyeksikan memberikan dampak ikutan yang masif terhadap sektor UMKM, dunia usaha, BUMD, hingga komunitas kepemudaan. Pemda pun diminta aktif melakukan sosialisasi dan publikasi meluas agar kegiatan ini dapat dinikmati oleh semua lapisan warga tanpa terkecuali.

"Ini momentum juga yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, membuat sistem ekonomi jadi bergerak. Kalau ada nobar otomatis masyarakat kumpul, di situ ada dorongan untuk UMKM bergerak," sambungnya.

Rencana kerja ini diapresiasi oleh Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari yang melihat adanya potensi stimulasi finansial yang besar di tingkat akar rumput.

Berdasarkan simulasi perhitungan dampak ekonomi dari TVRI, perhelatan ini berpotensi mencatatkan angka yang signifikan:

  • * Omzet Semalam: Ditaksir menghasilkan nilai Rp 46,91 miliar per malam.
  • * Akumulasi Finansial: Total estimasi nilai yang berputar mencapai Rp 2,34 triliun.
  • * Target Operasional: Target dicapai melalui optimalisasi 5.864 venue aktif selama 50 malam efektif, dengan pelibatan rata-rata empat UMKM di tiap titik lokasi.

"Kalau semuanya aktif ini semuanya akan luar biasa," jelas Fiki. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Kampus
wwwwww