Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
4 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
5
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Cendekia

Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator Ungkap Sindikat Jual Beli Dapur MBG

Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator Ungkap Sindikat Jual Beli Dapur MBG
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya jadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026. (Foto: Kejagung)
Sabtu, 06 Juni 2026 12:10 WIB

JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya berencana mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) guna mengungkap kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk membongkar tuntas pihak-pihak yang memperjualbelikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau titik dapur MBG.

"Dia minta JC dan dia akan buka semua. Kerja sama kooperatif dengan Kejaksaan Agung dan membongkar semua," ujar kuasa hukum Sony, Elza Syarief, Jumat (5/6/2026).

Elza menjelaskan kliennya mengklaim memiliki data krusial terkait dugaan penyelewengan tersebut. Sistem digital yang terpasang di laptop milik Sony disebut mampu mendeteksi jejak transaksi pihak yang memperjualbelikan titik lokasi dapur.

"Dia kan membuat sistem sehingga bisa mendeteksi di laptopnya siapa yang menjual-belikan itu. Dia ada beberapa nama, banyak ya, lebih dari 30 orang untuk bisa diperiksa," paparnya.

Kuasa hukum menepis keterlibatan kliennya dalam penyelewengan di lapangan. Mantan pejabat BGN itu diklaim hanya menentukan titik lokasi program, sementara penyimpangan terjadi akibat intervensi yayasan dan investor dari daerah berbeda. Permohonan resmi JC ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dijadwalkan masuk awal pekan depan.

"Belum, baru tadi malam. Saya akan ajukan hari Senin," tambahnya.

Selain pengajuan JC, pihak kuasa hukum menjadikan perlindungan keamanan untuk Sony beserta keluarganya sebagai prioritas utama selama proses penyidikan berjalan.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Cendekia
wwwwww