Jangan Terlambat Nanti Rumit, Ganjar Desak Lobi Politik RUU Pemilu Segera Dibuka
![]() |
| Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo |
JAKARTA - Bayang-bayang kekacauan regulasi menjelang kontestasi politik kian nyata jika parlemen terus menunda pekerjaan. Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo mendesak agar lobi-lobi politik terkait revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu segera dieksekusi tanpa kompromi, Senin (1/6/2027).
Ganjar menepis keras dalih pimpinan DPR yang sebelumnya menyarankan agar penyusunan undang-undang tidak dilakukan dengan terburu-buru dengan alasan menjaga kualitas. Baginya, menunda pembahasan di tengah sempitnya waktu justru akan menciptakan kepanikan massal di menit-menit akhir tahapan pemilu.
"Oke kita tidak tergesa-gesa, tapi kita harus membahas jauh lebih cepat. Justru karena waktunya semakin mepet, itu akan makin tergesa-gesa," desak Ganjar di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
PDIP Kunci Persiapan Internal
Tuntutan percepatan ini sejalan dengan banyaknya tumpukan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh para wakil rakyat. Perubahan aturan main kali ini tidak sekadar memoles pasal, namun diwajibkan untuk mengakomodasi realitas hukum dan dinamika politik terbaru.
Terdapat sejumlah isu krusial yang membuat RUU Pemilu pantang ditunda:
- Adaptasi Putusan MK: Ada banyak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terbaru terkait kepemiluan yang wajib diharmonisasikan ke dalam draf regulasi.
- Interaksi Politik yang Alot: Tarik ulur kepentingan dan negosiasi (political interplay) antar-partai diprediksi akan berjalan alot dan memakan waktu panjang.
- Kesiapan Sistem: Berbeda dengan kubu yang menunggu pemerintah, PDIP mengklaim telah mengunci persiapan awal dengan menyusun sistem dan mengkaji isu penting bersama masyarakat sipil.
"Kita mengidentifikasi dari concern waktu bahwa kalau kita terlambat, nanti problemnya akan cukup rumit di belakang," papar pria berambut putih tersebut.
Ia memastikan mesin politik partainya tidak tinggal diam dan telah mengambil langkah proaktif. "Dari PDI Perjuangan sudah menyiapkan tim, sudah menyiapkan sistem... Insyaallah kita sudah siap," tambahnya dengan optimis. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Parlemen |










