PSG Cetak Sejarah Klub Prancis, Enrique: Lawan Arsenal Sangat Sulit
![]() |
| Pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui kemenangan atas Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026 terasa lebih sulit dan spesial dibandingkan musim sebelumnya. (Foto: UEFA) |
Juru taktik asal Spanyol tersebut menilai kemenangan melawan Arsenal jauh lebih sulit dibandingkan saat menaklukkan Inter Milan di final musim lalu.
"Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal," tegas Pelatih PSG, Luis Enrique.
Sejarah mencatat laga ini sebagai partai final ke-13 yang ditentukan melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Dua penendang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal menjalankan tugasnya, sehingga kegagalan tunggal dari Pemain PSG, Nuno Mendes tidak menghalangi pesta kemenangan tim asal Paris tersebut.
Torehan sejarah baru pun tercipta malam itu. PSG menjadi tim kedua di era modern yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions secara beruntun, menyamai rekor yang sebelumnya hanya dipegang oleh Real Madrid pada rentang 2016 hingga 2018.
Tidak hanya mengangkat pamor klub sebagai tim Prancis pertama yang menjuarai turnamen ini dua kali berturut-turut, kemenangan ini juga memperkokoh reputasi Enrique. Dengan koleksi tiga trofi, Enrique sah bersanding dengan pelatih elite Eropa seperti Bob Paisley dan Carlo Ancelotti. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Kategori | : | Mimbar Bertuah |








