Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
9 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kuliner

Serangan AS di Selat Hormuz Sudahi Masa Gencatan Senjata

Serangan AS di Selat Hormuz Sudahi Masa Gencatan Senjata
Jum'at, 29 Mei 2026 11:13 WIB
JAKARTA – Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran resmi berakhir menyusul serangan baru militer AS di kawasan Selat Hormuz, Kamis (28/5/2026). Insiden ini memicu respons tembakan peringatan dari otoritas keamanan Iran terhadap kapal-kapal yang melintas.

Pejabat AS menyebut serangan tersebut bertujuan mengamankan pasukan dan lalu lintas komersial dari ancaman di selat strategis tersebut. Sebaliknya, media afiliasi pemerintah Iran melaporkan adanya empat kapal yang mencoba menerobos tanpa koordinasi sehingga dipaksa putar balik setelah tembakan peringatan dilepaskan.

Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah memperkirakan konfrontasi ini tidak akan selesai dalam waktu dekat dan akan melibatkan daya hancur skala besar.

"Amerika Serikat akan terus menyerang Iran tanpa batas waktu berhenti. Iran akan membalas dengan menggunakan perangkat Plasma, yang daya rusak dan daya hancurnya luar biasa," ungkap Teuku Rezasyah, Jumat (29/5/2026).

Sikap normatif PBB diyakini membuat perang ini semakin berlarut dan membuka celah masuknya dukungan diam-diam dari sekutu AS di kawasan Indo-Pasifik.

"Diperkirakan perang konvensional akan berlangsung lebih lama. AS akan menyatakan dirinya sebagai pemenang perang menjelang 4 Juli 2026. Yakni 250 tahun pendirian AS," jelasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Kuliner
wwwwww