Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
16 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
12 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
12 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Peraih Emas Asian Games 1990 Butuh Perhatian Pemerintah, Kecelakaan dan Alami Patah Engkel Kaki dan Tulang Rusuk

Peraih Emas Asian Games 1990 Butuh Perhatian Pemerintah, Kecelakaan dan Alami Patah Engkel Kaki dan Tulang Rusuk
Pino Bahari saat terbaring di RS Bali Mandara. (Ist)
Minggu, 19 April 2026 19:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Petinju peraih medali emas Asian Games 1990, Pino Bahari mengalami kecelakaan saat mengendarai motor di Denpasar, Bali, Senin (13/4/2026) lalu. Akibat kecelakaan tersebut, Pino mengalami patah engkel kaki kiri dan patah tulang rusuk kiri bagian belakang 4 ruas.

"Saya mengalami kecelakaan motor saat menghindari pengendara motor wanita yang mutar secara mendadak. Untungnya, dia hanya mengalami luka-luka ringan dan saya mengalami patah engkel kiri dan tulang rusuk kiri bagian belakang kiri 4 ruas,"  kata Pino Bahari yang dihubungi Minggu (19/4/2026). 

Pino, panggilan karibnya, yang saat kecelakaan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bali Mandara telah menjalani operasi pada Rabu (15/4/2026). "Senin sore kecelakaanya langsung masuk IGD dan Rabu dioperasinya dengan fasilitas BPJS. Tadi siang, aku sudah keluar dari Rumah Sakit," ungkapnya. 

Kerja Freelance 

Kini, Pino hanya bisa pasrah dengan kondisi ekonominya. Dia sempat menjadi pengemudi mobil online untuk membiayai  kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan kedua anaknya. Kini, dia hanya mengandalkan penghasilan sebagai freelance event tinju di Bali.

"Saya sempat menjadi sopir mobil online tetapi berhenti karena penghasilan tidak mencukupi. Jadi, sekarang saya hanya mengandalkan penghasilan dari freelance lah," ungkapnya.

Pino merupakan salah satu mantan petinju yang sukses meraih prestasi di ajang event internasional. Dia berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bisa memberikan perhatian bagi atlet yang sudah mengibarkan Merah Putih di Asian Games. 

"Itulah beratnya, kita mantan atlit nasional tidak mendapatkan dana pensiun dari pemerintah," keluhnya. ***

wwwwww