Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
16 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
20 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
6
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
16 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Kampus

Menkeu Purbaya Sebut Pemodal Amerika Serikat Antusias Sasar Saham Nusantara

Menkeu Purbaya Sebut Pemodal Amerika Serikat Antusias Sasar Saham Nusantara
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Minggu, 19 April 2026 16:34 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan tingginya tingkat ketertarikan pemodal asing asal Amerika Serikat untuk membenamkan dananya di Indonesia. Gelombang antusiasme para pemilik modal tersebut saat ini lebih didominasi oleh instrumen portofolio berupa obligasi dan saham, dibandingkan investasi langsung secara fisik.

"Sekarang mereka bilang mereka semakin bersemangat untuk melakukan investasi di Indonesia," papar Purbaya seperti dikutip dari tayangan Headline News di Metro TV, Minggu (19/4/2026).

Pernyataan ini merupakan hasil pertemuannya dengan sejumlah investor global di Washington DC, Selasa (14/4/2026) waktu setempat. Purbaya menjelaskan, sasaran utama aliran dana saat ini memang belum berfokus penuh pada Foreign Direct Investment atau penanaman modal di sektor riil. Mereka lebih melirik keamanan instrumen pendapatan tetap serta bursa saham, meskipun perlahan minat untuk masuk ke sektor riil mulai terlihat.

Sebelum mengeksekusi penempatan dana bernilai besar, para pelaku pasar global ini membutuhkan kepastian terkait arah kebijakan makroekonomi dan tata kelola anggaran. Langkah kalkulatif tersebut menjadi prasyarat mutlak guna menilai apakah strategi perekonomian pemerintah berjalan kredibel serta berkelanjutan.

"Jadi yang penting adalah pandangan investor Amerika dan global, mungkin global juga ya, ke Indonesia itu berubah dan mereka mulai mempercayai program-program Prabowo dan yang penting mereka melihat ke depan kita bisa tumbuh secara berkesinambungan," terangnya.

Keyakinan pasar global yang semakin positif ini diyakini akan segera memasuki tahap realisasi dalam waktu dekat. Suntikan dana segar dari luar negeri tersebut ditargetkan dapat mengerek performa pasar modal nasional ke level yang lebih kokoh.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Kampus, Kuliner, Keuangan
wwwwww