Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
4 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
6
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Frangky Missa Jadi Mimpi Buruk Persija Jakarta

Frangky Missa Jadi Mimpi Buruk Persija Jakarta
Pemain Bhayangkara FC, Frengky Missa . (Ileague.id)
Senin, 06 April 2026 22:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDAR LAMPUNG – Kemenangan dramatis Bhayangkara Presisi Lampung FC atas Persija Jakarta tidak hanya menjadi panggung bagi Moussa Sidibe, tetapi juga membuktikan kualitas lini pertahanan The Guardian.

Salah satu sorotan utama jatuh pada performa impresif Frengky Missa yang berhasil meredam agresivitas penyerang sayap Persija, Allano Lima.

Dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Minggu (5/4/2026) kemarin, Frengky Missa menjalankan instruksi khusus untuk mengawal ketat Allano. Berkat kedisplinannya, pergerakan motor serangan Macan Kemayoran itu seolah terkunci sepanjang pertandingan.

Frengky mengungkapkan bahwa kunci keberhasilannya mematikan pergerakan Allano adalah fokus pada detail teknis sang lawan. Ia menyadari bahwa membiarkan Allano memiliki ruang tembak atau ruang untuk berakselerasi akan sangat berbahaya.

"Kunci mematikan Allano adalah menutup ruang tembak (shooting), penempatan posisi yang tepat, dan antisipasi skill 1vs1. Jadi, kemarin saya benar-benar fokus pada dia dan selalu menerapkan man-to-man marking," ujar Frengky.

Kerja keras Frengky di sisi pertahanan menjadi fondasi bagi Bhayangkara FC untuk tetap tenang meski sempat tertinggal dua kali dari rival ibukota tersebut.

Laga berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Persija sebenarnya memulai laga dengan sangat baik melalui gol cepat Rayhan Hannan membawa Persija unggul lewat sundulan tajam. Menit ke-28 Moussa Sidibe menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pada babak kedua, Persija harus bermain dengan 10 orang setelah Jordi Amat menerima kartu merah. Meski kalah jumlah pemain, Fabio Calonego sempat membawa Persija kembali unggul 1-2 lewat tendangan bebas di menit ke-63.

Namun, mentalitas Bhayangkara FC terbukti lebih tangguh. Di sisa waktu pertandingan, tuan rumah bangkit secara luar biasa. Pada menit ke 86: Dendy Sulistyawan mencetak gol penyeimbang lewat tendangan bebas. Moussa Sidibe mengunci kemenangan 3-2 melalui gol keduanya di masa injury time.

Frengky Missa merasa bersyukur atas hasil positif ini. Baginya, kemenangan ini adalah buah dari kolektivitas seluruh tim yang tidak menyerah hingga detik terakhir.

"Puji Tuhan, kita akhirnya kembali diberikan kemenangan. Kemenangan yang tidak mudah mengingat kita tertinggal dua kali dan akhirnya berbalik unggul. Ini berkat kerja keras seluruh elemen tim," tutupnya.

Dengan hasil ini, Bhayangkara FC menunjukkan sinyal kebangkitan di kompetisi, sementara Frengky Missa membuktikan dirinya sebagai salah satu bek sayap paling potensial yang mampu mematikan pemain-pemain asing berbahaya di Super League 2025/2026. ***

wwwwww