Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Permohonan Maaf Maxwell Souza dan Ajakan Bangkit

Permohonan Maaf Maxwell Souza dan Ajakan Bangkit
Penyerang Persija Jakarta, Emaxwell Souza. (Ileague.id)
Jum'at, 20 Maret 2026 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Hasil imbang 1-1 kala menjamu Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta pada 15 Maret 2026 lalu merupakan tanggung jawab seluruh elemen. Kecewa dan penyesalan hadir dalam setiap individu karena tidak berhasil meraih hasil terbaik.

Bagi penyerang Persija, Emaxwell Souza, laga tersebut menyisakan rasa yang campur aduk. Ia sempat membawa Macan Kemayoran unggul 1-0 pada menit 45+4. Momen itu pun menghadirkan ledakan euforia di JIS.

Namun, pada akhirnya ia harus menerima kenyataan pahit setelah gagal menuntaskan peluang emas dari titik penalti di pengujung babak kedua. Seandainya penalti tersebut berhasil dikonversi menjadi gol, Persija sejatinya berpeluang mengamankan kemenangan 2-1.

“Sepak bola terkadang bisa menghadirkan kegembiraan dan kesedihan dalam pertandingan yang sama, itu terjadi padaku. Kesalahan seharusnya menjadi pelajaran untuk perjalanan panjang di depan. Pikiranku kuat dan tetap terlindungi. Aku akan bangkit dan kembali lebih kuat. Mimpi tetap hidup, harapan belum mati,” ujar Maxwell.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada rekan setim dan Jakmania atas kegagalan penaltinya. “Saya bertanggung jawab penuh atas hasil imbang ini dan meminta maaf kepada rekan-rekan setim serta para penggemar atas kegagalan penalti tersebut. Perjuangan kami berlanjut dan saya akan terus memberikan yang terbaik untuk Persija,” katanya.

Meski begitu, Persija memastikan tidak melihat hasil imbang 1-1 tersebut hanya dari 1-2 momen tertentu. Sepak bola adalah cerita panjang selama 90 menit, penuh dinamika, kerja keras, dan kinerja kolektif yang tak bisa disederhanakan hanya oleh satu peristiwa. ***

wwwwww