Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
15 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
15 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Kuliner

Majelis Pakar Tunjuk Mojtaba Khamenei Pimpin Iran

Majelis Pakar Tunjuk Mojtaba Khamenei Pimpin Iran
Mojtaba Khamenei. (Foto:KHAMENEI.IR / AFP)
Senin, 09 Maret 2026 05:18 WIB
JAKARTA – Kursi kepemimpinan tertinggi Iran resmi beralih kepada Mojtaba Khamenei. Putra kedua mendiang Ali Khamenei ini ditunjuk langsung oleh Majelis Pakar untuk memegang kendali negara setelah sang ayah tewas dalam serangan mematikan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel, Senin (9/3/2026).

Kenaikan pria berusia 56 tahun tersebut ke puncak kekuasaan sempat memicu sorotan tajam. Pasalnya, isu suksesi ini sebelumnya merupakan topik yang sangat sensitif lantaran memunculkan kesan dinasti politik yang mengingatkan publik pada sistem monarki Pahlavi sebelum meletusnya revolusi Islam 1979.

Selama puluhan tahun, Mojtaba tercatat tidak pernah sekalipun mencalonkan diri untuk menduduki jabatan publik atau terjun dalam pemilihan umum. Kendati demikian, ia dikenal luas sebagai figur sentral yang sangat berpengaruh di lingkaran inti pemimpin tertinggi dan memiliki hubungan yang kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Di tengah proses transisi kepemimpinan ini, tensi di kawasan Timur Tengah dipastikan tetap memanas. Israel secara terbuka menyatakan akan terus memburu dan menargetkan pucuk pimpinan baru rezim Iran tersebut.

"Setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk terus memimpin rencana menghancurkan Israel, mengancam AS dan dunia bebas dan negara-negara di kawasan ini, dan menindas rakyat Iran, akan menjadi target yang jelas untuk dieliminasi," tegas Menhan Israel, Israel Katz, seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (4/3/2026).

Katz memastikan militer Israel tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang meneruskan agenda rezim sebelumnya.

"Tidak peduli siapa namanya atau di mana dia bersembunyi," ungkapnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Kuliner
wwwwww