Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
14 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
10 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
10 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Menpora Erick Tekankan Karakter Pemuda Patriotik hingga Akademi Olahraga Modern di Rapat Tingkat Menteri

Menpora Erick Tekankan Karakter Pemuda Patriotik hingga Akademi Olahraga Modern di Rapat Tingkat Menteri
Menpora Erick Thohir saat mengikuti Rapat Tingkat Menteri. (Kemenpora)
Jum'at, 06 Maret 2026 21:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menghadiri Rapat Tingkat Menteri Koordinasi Gugus Tugas Manajemen Talenta Nasional (MTN) di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Bappenas, Rachmat Pambudy, tersebut membahas penguatan talenta untuk periode 2025–2029. Selaku Koordinator Gugus Tugas Bidang Olahraga, Menpora Erick memaparkan penguatan MTN yang akan dilakukan mulai dari bidang kepemudaan hingga olahraga.

Pada bidang kepemudaan, Menpora Erick menyatakan perlunya penanaman nilai patriotik, gigih, dan empatik bagi para pemuda. “Pemuda harus memiliki semangat patriotisme agar tidak mudah terpecah belah serta mampu menjaga persatuan bangsa. Selain itu, pemuda dituntut untuk bersikap gigih dan pantang menyerah sehingga mampu bersaing di era digital saat ini. Terakhir, pemuda juga harus memiliki rasa empati terhadap lingkungan sekitar, baik terhadap sesama manusia maupun terhadap alam,” ujarnya.

Di bidang olahraga, Menpora Erick menyampaikan bahwa melalui Manajemen Talenta Nasional, Presiden Prabowo meminta adanya konsolidasi pembinaan olahraga dengan mendorong pembentukan akademi olahraga yang terpadu, modern, berbasis teknologi, serta berfokus pada pembinaan prestasi pada 21 cabang olahraga unggulan.

“Kami akan membangun akademi olahraga nasional yang terintegrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Akademi tersebut akan memiliki standar yang ditetapkan oleh Kemenpora guna memastikan kualitas pembinaan yang profesional dan merata di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya pembangunan pusat akademi olahraga, Menpora Erick juga menegaskan peningkatan kualitas seluruh aspek olahraga, mulai dari atlet, pelatih, akademi, hingga guru olahraga di sekolah. Seluruhnya akan mendapatkan program sertifikasi yang melibatkan federasi olahraga.

“Untuk mengembangkan talenta di dunia olahraga, Kemenpora menyiapkan beasiswa LPDP bagi para atlet dan pelatih. Selain itu, kami juga berupaya agar para atlet mendapatkan dana pensiun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menegaskan bahwa penguatan Manajemen Talenta Nasional penting untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“Keunggulan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas manusia yang inovatif, berkarakter, dan berprestasi,” paparnya. 

Melalui sinergi berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah berharap sistem Manajemen Talenta Nasional dapat melahirkan generasi muda dan atlet Indonesia yang tidak hanya berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga memiliki karakter kuat serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. ***

wwwwww