Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
24 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
24 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
3 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Gelanggang

“Thanks Coach Dejan Antonic. All The Best, Coach!

“Thanks Coach Dejan Antonic. All The Best, Coach!
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic. (Ileague.id)
Kamis, 05 Maret 2026 16:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG – Semen Padang FC kembali gagal mencatat kemenangan yang ditargetkan. Kegagalan memetik tiga poin kali ini didapat pada laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 melawan PSIM Yogyakarta.

Kabau Sirah hanya mampu main imbang tanpa gol melawan PSIM di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Rabu (4/3/2026) malam. Dan kegagalan mencatat kemenangan ini juga akhirnya membuat manajemen Kabau Sirah menyudahi kerjasama dengan pelatih kepala Dejan Antonic.

Pada laga itu, Semen Padang sebenarnya punya kesempatan besar mencatat tiga poin karena PSIM harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Adalah gelandang Fahreza Sudin yang diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-38 usai melakukan pelanggaran keras.

Meski unggul dalam jumlah pemain, nyatanya hingga laga usai, Semen Padang tak mampu mencetak gol ke gawang PSIM.

“Thanks Coach Dejan Antonic. All the best, Coach! Keep doing great things,” demikian tertulis pada akun instagram resmi Semen Padang FC, Kamis (5/3). Keterangan itu sekaligus melengkapi foto postingan bergambar sang pelatih dengan tulisan “Terima Kasih Coach Dejan Antonic”.

“Kebersamaan tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir. Keputusan ini diambil Manajemen Semen Padang FC, setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan komisaris dan penasehat tim. Terima kasih Coach Dejan,” demikian bunyi keterangan resmi yang juga disampaikan pada postingan tersebut.

Dejan Antonic sendiri sebenarnya dipilih manajemen untuk menjadi nahkoda tim tidak sejak awal musim. Dia masuk pada 10 Oktober 2025 lalu menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Eduardo Almeida.

Tambahan satu poin dari hasil imbang lawan PSIM membuat Semen Padang masih ada di zona merah. Dari 24 laga yang sudah dijalani, Semen Padang baru mencatat 17 poin dan kini menempati peringkat ke-17.

Sebelumnya, usai pertandingan lawan PSIM, Dejan Antonic mengaku kecewa dengan hasil akhir yang mestinya bisa lebih baik lagi.

“Laga berakhir imbang 0-0. Kita tidak senang karena kita punya banyak peluang, tapi tidak bisa mencetak gol. Kalau saja beberapa peluang di babak pertama ada yang berbuah gol, cerita mungkin akan berbeda. Di babak kedua kita ganti sistem dengan menambah pemain di depan dan menghasilkan tiga peluang yang lagi-lagi gagal dimaksimalkan jadi gol,” ucap Dejan Antonic. ***

wwwwww