Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
3
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
19 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
23 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kalah dari Persis, Marcos Reina: Kami Tak Miliki Keberanian dan Energi

Kalah dari Persis, Marcos Reina: Kami Tak Miliki Keberanian dan Energi
Persik Kediri. (Ileague.id)
Senin, 02 Maret 2026 17:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Pelatih Persik Kediri Marcos Reina, kecewa setelah timnya dikalahkan Persis Solo dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (1/3/2026) kemarin. Padahal, menurut pelatih asal Spanyol itu pasukannya tampil baik dan berpeluang membawa pulang kemenangan.

Babak pertama kedua tim bermain imbang. Gol Persis Solo dicetak Bruno Gomes pada menit ke-23, dan gol Persik Kediri disumbangkan Jose Enrique menit ke-31. 

Pada akhir pertandingan, tepatnya menit ke-84, Persik Kediri memperoleh tendangan penalti, setelah Althaf Indie menahan bola dengan tangan di kotak haram dan dia diusir wasit keluar lapangan. Namun sepakan Ezra Walian mampu diblok kiper M. Riyandi. 

Pada menit ke-86, lewat serangan balik cepat Laskar Sambernyawa menutup laga hasil tendangan Roman Paparyha. "Saya rasa kami tidak memiliki keberanian dan energi yang kami butuhkan untuk pertandingan ini. Saya pikir Persis Solo punya energi lebih besar dari kami dan ingin menang. Kami sebenarnya bisa memenangkan pertandingan, tapi saya tidak senang dengan hasil ini," kata Marcos Reina. 

Saking kecewanya, arsitek asal Spanyol itu menyebut laga kontra Persis Solo sebagai yang terburuk sejak dirinya menangani tim Persik Kediri. "Saya pikir ini pertandingan terburuk yang kami mainkan sejak saya tiba di Persik Kediri. Jadi kami harus menjadi lebih baik dan kami perlu memenangkan lebih banyak pertandingan lagi agar posisi tim ini bagus di klasemen," ucapnya.

Marcos Reina juga menyatakan pakem permainan Macan Putih tak berubah. Mereka bermain indah dan ofensif. "Ternyata memainkan sepak bola yang indah saja tidak cukup. Anda perlu memiliki lebih banyak energi untuk menang. Hari ini saya benar-benar tidak suka permainan Persik Kediri. Selanjutnya tim ini harus main lebih indah, lebih bertenaga dan terutama spirit untuk menang," tuturnya. ***

wwwwww