Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
15 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kampus

Ribuan Korban Bencana Sumatera Bertahan Tenda Darurat Kala UMKM Lumpuh

Ribuan Korban Bencana Sumatera Bertahan Tenda Darurat Kala UMKM Lumpuh
Mendagri Tito Karnavian
Sabtu, 28 Februari 2026 05:19 WIB

JAKARTA - Penderitaan ribuan korban musibah alam wilayah Sumatera belum sepenuhnya berakhir. Tercatat sebanyak 11.250 jiwa masih tertahan menetap dalam lokasi pengungsian dengan jumlah terbesar mendiami Provinsi Aceh. Pemulihan ekonomi mikro warga setempat juga terhambat, meski sejumlah akses infrastruktur dasar diklaim mulai beroperasi normal.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana Wilayah Sumatera, Tito Karnavian merinci 10.400 orang pengungsi memadati tenda darurat Aceh serta 850 jiwa menetap wilayah Sumatera Utara. Kondisi berbeda terjadi bagi masyarakat Sumatera Barat yang kini tercatat sudah meninggalkan barak penampungan.

"Tidak ada lagi pengungsi yang berada di tenda, semuanya sudah menempati hunian sementara," urai Tito usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat (27/2/2026). Data warga terdampak ini bersumber dari catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 25 Februari 2025.

Pemulihan pascabencana nyatanya tidak berjalan serentak. Total 52 kabupaten atau kota terdampak, baru 38 wilayah sukses dinyatakan kembali normal. Sebanyak tiga daerah berstatus mendekati pemulihan, sedangkan 11 kawasan dipastikan wajib menanti atensi khusus akibat tertinggal dari segi perbaikan layanan publik maupun roda perekonomian. Ukuran normalitas wilayah dinilai melalui berfungsinya pusat pemerintahan, akses jalur darat, kelancaran aliran listrik, sampai rampungnya proses normalisasi sungai.

Geliat perekonomian riel masyarakat tingkat bawah menjadi salah satu sektor paling sulit bangkit mandiri. Pekerjaan rumah tim gabungan masih menumpuk untuk membersihkan material sisa kehancuran agar kehidupan warga segera pulih.

"Kalau pasar sudah bergerak semua, jalan. Tapi UMKM-nya belum optimal sepenuhnya. Masih menjadi tugas kita ada pembersihan lumpur, perbaikan jembatan, jalan desa, dan daerah-daerah yang perlu kita selesaikan," tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Kampus, Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww