Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Duet Menpora Erick dan Okto Dorong Atlet Asia Tenggara Menembus Olimpiade

Duet Menpora Erick dan Okto Dorong Atlet Asia Tenggara Menembus Olimpiade
Menpora Erick Thohir bersama Raja Sapta Oktohari dan Dubes RI untuk Malaysia, Mohammad Iman Hascarya Kusumo. (Gonews.co Group)
Sabtu, 21 Februari 2026 00:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari sepakat mewujudkan gagasan dalam upaya meningkatkan kualitas atlet-atlet dari kawasan Asia Tenggara agar bisa bersaing di ajang Olimpiade.

Untuk itu, keduanya akan mendorong penyelenggaraan SEA Games ke-34 Malaysia 2027 dengan mengutamakan nomor-nomor yang dipertandingkan di Olimpiade.

Gagarsan itu dibahas Menpora Erick dan Okto, panggilan karibnya, saat melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Mohammad Iman Hascarya Kusumo, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Usai pertemuan, Menpora Erick mengatakan Indonesia saat ini sudah mempersiapkan diri untuk pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara itu sambil terus membangun komunikasi dengan Malaysia agar gagasan di atas bisa direalisasikan tahun depan.

"Sebagai tuan rumah mereka percaya diri untuk menjadi juara umum. Jadi, kita harus kembali mulai mempersiapkan dengan benar," ujar Menpora Erick kepada wartawan.

Saat ini, kata Erick, sudah ada 38 cabang olahraga masuk daftar untuk dipertandingkan pada SEA Games ke-34 Malaysia 2027 nanti sesuai dengan persyaratan Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF), kesesuaian tempat, dan pertimbangan tambahan.

Namun, Menpora Erick belum menyebutkan secara detail nomor apa yang akan dilombakan di sana karena masih dalam tahap negosiasi. Dia hanya memastikan Indonesia sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari dengan berbagai skenario yang bisa terjadi.

"Ketua Umum NOC Indonesia [Raja Sapta Oktohari] sudah memaparkan beberapa skenario yang kita harus antisipasi sehingga kami dari Kemenpora sudah mulai mempersiapkan Pelatnas mulai sekarang," jelasnya.

Indonesia sebelumnya memang telah melakukan komunikasi informal dengan Komite Olimpiade Malaysia (NOC Malaysia) terkait SEA Games harus memainkan fungsi untuk ajang yang lebih besar seperti Olimpiade sehingga negara-negara Asia Tenggara bisa kompetitif di pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa Malaysia juga punya semangat yang sama terkait rencananya ini. Ia berharap komunikasi ini terus terjalin sehingga bisa melahirkan gagasan baru yang lebih segar.

"Bukan hanya sekadar memuaskan tuan rumah secara umum, tetapi juga memaksimalkan supaya semua peserta yang terlibat itu juga mendapatkan manfaat yang maksimal," kata Okto.

Sementara itu, Mohammad Iman mengatakan bahwa KBRI Kuala Lumpur siap untuk menyukseskan dan mendukung semua langkah dan persiapan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta NOC Indonesia, termasuk mengerahkan suporter WNI di sana.

"Kalau untuk persiapan suporter dan segala macam, saya rasa karena jaraknya Indonesia dan Malaysia tidak terlalu jauh, mungkin akan cukup, lebih dari cukup. Jumlah WNI kita sendiri yang ada di Malaysia juga cukup banyak," katanya.

Indonesia sebelumnya berhasil meraih prestasi besar dalam SEA Games 2025 di Thailand dengan finis di peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali. Posisi tersebut melebihi target peringkat ketiga yang dicanangkan di awal. ***

wwwwww