Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
2
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
3
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
6 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
4
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
2 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
5
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
6
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Satu Tersangka Lolos Saat OTT, KPK Buru Pemilik Blueray Cargo John Field

Satu Tersangka Lolos Saat OTT, KPK Buru Pemilik Blueray Cargo John Field
Logo Blueray Cargo. (Foto: Website blueraycargo.co)
Jum'at, 06 Februari 2026 06:26 WIB

JAKARTA – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyisakan satu pekerjaan rumah besar. Pemilik PT Blueray Cargo, John Field, kini resmi menjadi buruan setelah berhasil meloloskan diri dari sergapan penyidik pada Rabu (4/2/2026).

John Field sedianya akan ditangkap bersama lima tersangka lainnya terkait dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Namun, saat tim lapangan bergerak melakukan penangkapan, pengusaha tersebut berhasil menghilang sebelum sempat diborgol petugas.

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengungkapkan kronologi pelarian tersebut saat konferensi pers di Gedung Merah Putih.

"Mungkin ada pertanyaan dari rekan-rekan, yang ditetapkan enam, yang ditahan lima, ke mana yang satu lagi? Ya satu lagi pada saat teman-teman di lapangan akan melakukan tangkap tangan, itu saudara JF melarikan diri," urai Asep, Kamis (5/2/2026).

Pihak lembaga antirasuah pun mengeluarkan ultimatum agar John Field segera menyerahkan diri ke markas KPK. Asep juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan posisi tersangka jika menemukannya di ruang publik.

"Pada kesempatan ini saya mengimbau, kami dari KPK mengimbau kepada saudara JF atau seluruh masyarakat yang mengetahui keberadaannya segera untuk menyerahkan diri," sambungnya.

Skandal ini mencuat setelah KPK mengamankan 17 orang dalam operasi senyap di Jakarta dan Lampung. Enam orang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC, Rizal, serta pejabat intelijen Bea Cukai, Sisprian Subiaksono dan Orlando Hamonangan.

Dari pihak swasta, selain John Field, KPK juga menahan Andri dan Dedy Kurniawan dari manajemen PT Blueray Cargo. Para pemberi suap ini disangkakan melanggar Pasal 605 ayat 1 serta Pasal 606 ayat 1 UU 1/2023 tentang KUHP. Sementara para pejabat penerima dijerat dengan pasal berlapis mengenai suap dan gratifikasi yang mengancam integritas kepabeanan nasional.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww