Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
22 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
22 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
1 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Fenomena Sinkhole Bikin Heboh Warga Sumbar, Ancaman Nyata dari Bawah Tanah

Fenomena Sinkhole Bikin Heboh Warga Sumbar, Ancaman Nyata dari Bawah Tanah
Kemunculan lubang raksasa secara tiba-tiba di Nagari Situjuah, Sumatra Barat, menggegerkan warga dan memicu kekhawatiran akan keselamatan lingkungan sekitar. (foto: antara)
Senin, 12 Januari 2026 17:00 WIB

JAKARTA – Warga Nagari Situjuah, Sumatra Barat, dikejutkan oleh kemunculan lubang raksasa yang tiba-tiba menganga di kawasan permukiman. Fenomena yang dikenal sebagai sinkhole itu langsung memicu kepanikan karena muncul tanpa tanda-tanda awal dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Lubang ambles tersebut dilaporkan memiliki diameter lebih dari 10 meter dan dikhawatirkan terus melebar serta semakin dalam. Warga pun mempertanyakan penyebab kemunculannya dan risiko yang mungkin timbul jika fenomena itu berlanjut.

Secara ilmiah, sinkhole merupakan lubang runtuhan tanah yang terjadi akibat erosi di bawah permukaan. Spesialis geoteknik, Clive Edmonds, menjelaskan bahwa air menjadi faktor dominan dalam sebagian besar kasus sinkhole. 

“Pemicu utama lubang ambles adalah air. Lubang ambles terjadi ketika lapisan batu di bawah tanah larut oleh air,” ujar Edmonds, dikutip dari Institution of Civil Engineers.

Proses tersebut umumnya terjadi di wilayah karst, yakni kawasan yang memiliki batuan mudah larut seperti kapur atau dolomit. Air hujan, terutama yang bersifat asam, meresap ke dalam retakan tanah dan secara perlahan melarutkan batuan dasar. Dalam jangka panjang, terbentuk rongga-rongga bawah tanah yang tidak lagi mampu menopang lapisan di atasnya. 

Menurut penjelasan National Geographic, partikel tanah akan jatuh ke dalam rongga tersebut, memperlebar celah dan memungkinkan semakin banyak air terkumpul. Akibatnya, permukaan tanah yang tampak stabil bisa runtuh sewaktu-waktu.

Yang membuat sinkhole berbahaya, proses perusakan ini sering kali berlangsung ratusan hingga ribuan tahun tanpa terlihat dari permukaan. Namun, runtuhnya tanah bisa terjadi sangat cepat, bahkan dalam hitungan jam, terutama pada jenis sinkhole runtuhan atap gua.

Kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat setelah periode kering panjang, dapat meningkatkan risiko terbentuknya sinkhole. Selain itu, aktivitas manusia seperti pengambilan air tanah berlebihan atau proyek konstruksi juga berkontribusi mempercepat proses amblesan.

Fenomena sinkhole bukan hanya terjadi di Indonesia. US Geological Survey mencatat sejumlah wilayah di Amerika Serikat, seperti Florida, Texas, dan Pennsylvania, sebagai daerah rawan sinkhole. Florida bahkan dikenal luas karena tanah berpasirnya berada di atas batu kapur yang rapuh.

Meski tidak selalu memakan korban jiwa, dampak ekonomi sinkhole cukup besar. Di Amerika Serikat, kerusakan akibat sinkhole diperkirakan mencapai ratusan juta dolar per tahun, terutama pada infrastruktur jalan dan bangunan.

Para ahli menilai deteksi dini sinkhole masih menjadi tantangan besar. Teknik survei geofisika dan pengeboran uji dinilai mahal, sementara tanda-tanda awal seperti retakan tanah jarang muncul sebelum runtuhan terjadi.

Kemunculan sinkhole di Sumatra Barat ini menjadi pengingat bahwa ancaman tidak selalu datang dari permukaan. Proses alam yang bekerja perlahan di bawah tanah bisa berubah menjadi bencana dalam sekejap, terutama di wilayah dengan kondisi geologi rentan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww