Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Hiburan

Piyu Padi Luncurkan Mantra Digital, Solusi Transparansi Data Royalti Musik

Piyu Padi Luncurkan Mantra Digital, Solusi Transparansi Data Royalti Musik
Founder Mandra Digital Payu Padi. (Ist)
Selasa, 23 Desember 2025 17:38 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Musisi Piyu Padi meluncurkan Mantra Digital, sebuah platform teknologi berbasis data yang dirancang untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola royalti di industri musik Indonesia. Platform ini difokuskan pada pencatatan dan pemantauan data karya musik secara terbuka dan terukur.

Mantra Digital tidak berfungsi sebagai lembaga penarik maupun pengelola royalti. Platform ini dikembangkan sebagai sistem pencatatan data yang memungkinkan musisi, komposer, publisher, dan produser mengakses informasi karya secara setara sesuai hak masing-masing.

Melalui dashboard terintegrasi, seluruh pemangku kepentingan dapat melihat data karya yang sama pada waktu yang bersamaan. Sistem ini diharapkan dapat mendorong akuntabilitas serta mengurangi potensi konflik yang selama ini muncul akibat ketimpangan akses data.

Sebagai langkah awal, Mantra Digital menjalin kolaborasi dengan PT Handhindra Jeka untuk penataan dan optimalisasi data katalog karya JK Record. Kerja sama ini menjadi contoh penerapan sistem transparansi berbasis teknologi di industri musik nasional.

Founder Mantra Digital Piyu Padi mengatakan, persoalan utama industri musik Indonesia bukan terletak pada talenta, melainkan pada sistem.

“Musisi terlalu lama berjalan tanpa visibilitas data atas karyanya sendiri. Mantra Digital hadir untuk mengembalikan kendali informasi kepada pemilik hak,” ujarnya.

Mantra Digital diposisikan sebagai infrastruktur netral yang melengkapi ekosistem yang sudah ada, sekaligus mendorong industri musik Indonesia menuju sistem kerja yang lebih transparan dan berkelanjutan. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww