Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
24 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
10 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
3
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
4
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
5
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Teguran Sederhana Berakhir Tragis, Pemuda Medan Sunggal Tewas Ditusuk

Teguran Sederhana Berakhir Tragis, Pemuda Medan Sunggal Tewas Ditusuk
Ilustrasi (net)
Senin, 15 Desember 2025 17:00 WIB

MEDAN – Sebuah teguran yang bermaksud meredam keributan justru berujung duka di Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Rio (20), pemuda setempat yang juga anak Kepala Lingkungan, tewas setelah ditusuk senjata tajam, Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

Peristiwa terjadi di Gang Mushola. Adik korban, Egy Prayoga Lesmana (19), menuturkan sebelum kejadian ia bersama Rio dan seorang teman sedang memantau debit air sungai karena wilayah tersebut kerap dilanda banjir.

“Kami lagi lihat kondisi sungai,” kata Egy saat ditemui di rumah duka, Senin (15/12/2025).

Tak lama berselang, Egy mendengar teriakan dari arah gang. Saat mendekat, ia melihat Rio sudah terlibat perkelahian dengan pelaku bernama Arif.

“Satu lawan satu. Abang pegang besi, pelaku pegang senjata tajam mirip keris. Saya mau bantu, tapi warga menahan,” ujarnya.

Saksi mata Orita (49) menyebut cekcok bermula dari teguran Rio kepada pelaku yang diduga tidak membayar ongkos ojek dan kerap meresahkan lingkungan.

“Kata Rio, ‘Bang, jangan kayak gitu. Bayarlah, kasihan orang tua’. Dari situ emosi,” ungkap Orita.

Rio sempat meminta pertolongan setelah ditikam. Warga segera membawanya ke Rumah Sakit Bina Kasih, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tusuk.

Kepala Lingkungan 11 Sunggal, Iwan Lesmana, mengatakan ia terbangun setelah mendapat kabar dari warga. Bersama warga, ia mengejar dan mengamankan pelaku yang sempat hendak melarikan diri.

“Pelaku mau kabur, tapi tertangkap. Karena situasi memanas, langsung saya bawa ke Polsek Sunggal,” katanya.

Iwan menambahkan, pelaku dikenal sering membuat keributan di lingkungan. “Banyak keluhan warga, tapi belum ada yang berani melapor resmi,” ujarnya.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan pelaku telah diamankan. 

“Benar, pelaku sudah kami tahan. Motif masih didalami,” kata Bambang. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww