Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Selamatkan Pohon Peneduh Jalan, Bapenda Pekanbaru Copot Paksa Ratusan Spanduk Ilegal
2
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
14 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
3
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
Balai Kota
11 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkot Pekanbaru Salurkan 19.900 Seragam Sekolah Gratis
4
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Estetika Kota Bertuah Makin Tertata, Tiga Kilometer Kabel Udara Jalan Paus Dipindah ke Bawah Tanah
5
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
Balai Kota
11 jam yang lalu
Cair Sebelum Tanggal 10, Wako Agung Percepat Pembayaran Gaji dan TPP ASN Pemkot Pekanbaru
6
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Tragedi di Sekolah Elit Tangerang, Siswa 13 Tahun Jatuh dari Lantai 8 Saat Jam Belajar

Tragedi di Sekolah Elit Tangerang, Siswa 13 Tahun Jatuh dari Lantai 8 Saat Jam Belajar
Ilustrasi
Kamis, 06 November 2025 13:45 WIB

TANGERANG – Peristiwa tragis terjadi di salah satu sekolah internasional di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Seorang siswa kelas VIII berusia 13 tahun ditemukan jatuh dari lantai delapan gedung sekolah pada Senin (3/11/2025).

Saat dievakuasi, siswa tersebut masih hidup. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawanya tak tertolong. Kabar duka ini menyebar cepat di lingkungan sekolah dan mengundang keprihatinan dari berbagai pihak.

Kepolisian Resor Tangerang Selatan segera melakukan penyelidikan menyusul kejadian itu. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel, Ajun Komisaris Wira Graha Setiawan, mengatakan lima orang saksi telah diperiksa.

“Kami sudah minta keterangan dari lima saksi, baik dari pihak sekolah maupun teman-teman korban, dengan pendampingan guru dan wali kelas,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. “CCTV sudah kami sita untuk dianalisis lebih lanjut,” kata Wira. 

Dugaan sementara, peristiwa itu terjadi saat kegiatan belajar berlangsung. Namun, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut murni kecelakaan atau ada unsur lain. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan analisis rekaman kamera,” tambahnya.

Pihak sekolah dikabarkan telah bekerja sama dengan kepolisian dan memberikan pendampingan psikolog bagi siswa yang menyaksikan atau mengetahui peristiwa itu. Suasana duka masih terasa di lingkungan sekolah, namun kegiatan belajar tetap berjalan dengan penjagaan ketat.

“Kami mengimbau para murid dan wali murid tetap tenang. Situasi sekolah aman dan kondusif,” tutur Wira.

Jenazah korban kini telah disemayamkan di rumah duka. Sejumlah rekan dan guru tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Bagi keluarga, kehilangan ini menjadi luka mendalam di tengah harapan besar atas masa depan sang anak.

Tragedi ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi lembaga pendidikan agar memperketat pengawasan di area berisiko tinggi seperti lantai atas gedung sekolah, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tempo.co
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww