Harga Emas Antam Anjlok di Akhir Oktober, Analis: Belum Waktunya Menanjak
JAKARTA – Kilau emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mulai meredup menjelang akhir Oktober. Setelah sempat menembus rekor tertinggi sepanjang masa, kini harga logam mulia itu kembali mengalami tekanan dan mencatat penurunan cukup tajam.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp 2.327.000 per gram pada Senin (27/10/2025) pukul 08.30 WIB. Nilai tersebut turun Rp 23.000 dibandingkan harga Sabtu (25/10/2025) yang sempat mencapai Rp 2.350.000 per gram.
Pengamat pasar emas, Ibrahim Assuaibi, menyebut pergerakan harga emas Antam sepanjang sepekan terakhir sangat fluktuatif. Emas bahkan sempat menyentuh titik tertinggi Rp 2,487 juta per gram pada Selasa (21/10/2025), sebelum terkoreksi ke Rp 2,310 juta hanya sehari berselang.
“Setelah mencetak rekor, pasar mulai berhati-hati. Tekanan eksternal dari penguatan dolar Amerika dan spekulasi kenaikan suku bunga membuat harga emas belum bisa stabil,” jelas Ibrahim, Ahad (26/10/2025).
Ia menilai, peluang harga emas Antam menembus Rp 3 juta per gram di akhir Oktober sangat kecil. “Kisaran wajar saat ini masih di sekitar Rp 2,4 juta per gram. Kemungkinan harga baru naik signifikan pada November, saat harga emas dunia menembus 4.400 dolar AS per troi ons,” ujarnya.
Sementara di sisi lain, kondisi pasar emas di tingkat ritel juga ikut melambat. Aktivitas jual beli emas di sejumlah toko perhiasan di Jakarta masih sepi. Para pedagang mengaku, meskipun harga tinggi, daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya.
“Sekarang banyak pembeli hanya datang untuk memantau harga, belum berani beli. Penjualan lewat marketplace justru lebih hidup,” kata seorang pedagang emas di kawasan Cikini. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | republika.co.id |
| Kategori | : | Kabar Bertuah, Pasar & Niaga |










